Jakarta, Indonesia | Monday, 17-12-2018

NEWS UPDATE

Keong Buat Hukuman Mati Malaysia Dihapuskan

RWS | Jumat,12 Okt 2018 - 19:54:35 WIB

Menteri Hukum Malaysia, Liew Vui Keong/foto ist

CityPost – Kabinet Malaysia saat ini tengah menyetujui dan menyepakati penghapusan hukuman mati serta akan menghentikan proses eksekusi yang tertunda selama ini. Upaya pihak Malaysia tersebut spontan mendapatkan respon positif dari berbagai organisasi kemanudiaan dan kelompok hak asasi manusia internasional dan diplomat asing lainnya.

Melansir laporan Aljazirah pada Kamis (11/10) kemarin, RUU tersebut baru diusulkan terkait penghapusan hukuman mati yang kemungkinan besar baru akan dilakukan pembahasan oleh pemerintah dalam pertemuan bersama parlemen pada Senin mendatang.

Menteri Hukum Malaysia, Liew Vui Keong mengatakan pihaknya akan menghapuskan semua hukuman  mati dan semua akan dihentikan secara penuh. Seperti yang dilansir melalui Channel NewsAsia.

“Karena kita menghapus hukuman, semua eksekusi tidak boleh dilakukan. Kami akan menginformasikan kepada Dewan Pengampunan untuk melihat berbagai aplikasi untuk narapidana dalam daftar tunggu (hukuman mati) untuk diringankan atau dibebaskan,” terang Keong.

Keong juga meminta penghentian semua eksekusi sampai keputusan itu diberlakukan terkait penghapusan hukuman mati di Malaysia.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Multimedia Gobind Singh Deo menyampaikan bahwa kabinet yang bertemu pada Rabu lalu juga memutuskan untuk penghapusan hukuman mati.

“Saya berharap undang-undang itu akan segera diubah,” tukasnya seperti dilansir media AFP.

Diketahui, saat ini ada sebanyak 1.200 orang terpidana mati di Malaysia. Mereka didakwa atas berbagai kejahatan termasuk pembunuhan, penculikan, perdagangan narkoba dan pengkhianatan.

Upaya penghapusan hukuman mati ini mendapatkan apresiasi dari Amnesty International. Mereka lalu mendesak sepenuhnya pihak Malaysia untuk segera menghapuskan semua hukuman mati untuk semua kejahatan pasalnya hal itu dianggap sebagai noda yang mengerikan terhadap catatan hak asasi manusia di Malaysia.

“Hukuman mati adalah biadab dan sangat kejam. Begitu hukuman mati dihapuskan, Malaysia akan memiliki otoritas moral untuk memperjuangkan kehidupan orang Malaysia yang menghadapi hukuman  mati diluar negeri,” tegas N Surendran, penasehat kelompok hak asasi manusia Malaysia Lawyers for Liberty. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar