Jakarta, Indonesia | Saturday, 21-10-2017

NEWS UPDATE

KONI Siap Fasilitasi Alih Tugas Pembinaan Atlet

AL | Rabu,11 Okt 2017 - 13:49:02 WIB | dibaca: 20 pembaca

Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat, K Inugroho.foto.ist

Jakarta, CityPost - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menyatakan siap untuk memfasilitasi pengalihan tugas pembinaan atlet-atlet pemusatan pelatihan nasional menyusul rencana pemerintah untuk menghapuskan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

"KONI sudah punya infrastruktur seperti bidang pembinaan prestasi maupun bidang sport science selain bidang-bidang lain. KONI siap melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi yang dibebankan kepada kita berdasarkan undang-undang," kata Wakil Ketua IV KONI Pusat K. Inugroho usai kegiatan ziarah KONI di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu (11/10/17).

Menurut Inugroho, KONI masih menunggu langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait rencana penghapusan Satlak Prima menyusul rencana pemangkasan birokrasi pembinaan atlet-atlet pemusatan nasional.

"Kami masih menunggu karena kami belum tahu sampai sekarang apakah akan dibubarkan atau tidak. Belum ada keputusan resmi sampai sekarang," ujarnya.

Inugroho yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Pelaksana Prima itu memastikan bahwa KONI juga akan mengikuti langkah pemerintah terkait kebutuhan regulasi baru ataupun revisi regulasi jika menerima alih tugas pembinaan atlet-atlet pemusatan pelatihan nasional dari Satlak Prima.

"Selama Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2016 tentang Prima masih ada, program kegiatan pembinaan atlet-atlet harus tetap berjalan sampai akhir tahun," imbuhnya.

Inugroho menilai, rencana pemerintah untuk menghapus Satlak Prima demi memperpendek birokrasi pembinaan atlet juga perlu mempertimbangkan pembinaan jangka pendek menuju Asian Games, maupun pembinaan atlet jangka panjang.

"Pembinaan atlet itu harus menjadi komitmen bersama apapun bentuk badan atau organisasi yang akan mengawal pembinaan atlet nasional kita," kata purnawirawan TNI Angkatan Udara itu. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar