Jakarta, Indonesia | Monday, 21-05-2018

NEWS UPDATE

KPK Belum Bahas Pemanggilan Zumi Zola Terkait Kasus RAPBD

AL | Selasa,05 Des 2017 - 14:36:02 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum membahas pemanggilan Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018.

"Saya belum dapat informasi mengenai rencana pemeriksaan dari yang bersangkutan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Senin (4/12/17).

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat tersangka, yaitu anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono yang diduga sebagai penerima. Sedangkan tiga lainnya diduga sebagai pemberi, yaitu  Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin. KPK juga telah mengamankan uang Rp 4,7 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus tersebut.

Menurut Priharsa, pemanggilan terhadap Zumi Zola bisa saja dilakukan jika penyidik mmerlukan keterangan dari yang bersangkutan.

"Kalau penyidik menilai yang bersangkutan memiliki informasi yang dibutuhkan dalam proses hukum kasus ini, ya akan dipanggil," ujarnya.

Sebagai pihak yang diduga pemberi suap, Erwan Malik, Arfan, dan Saifudin dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat-1 ke-1 KUHP. 

Sedangkan, sebagai pihak yang diduga penerima suap, Supriono dijerat Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar