Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-06-2018

NEWS UPDATE

KPK Serahkan Laporan Warga Terkait Ketuanya ke Polri

AL | Kamis,05 Okt 2017 - 10:49:27 WIB

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.foto.ist

Jakarta, CityPost - Baru-baru ini, di kalangan wartawan beredar Surat Tanda Penerimaan Laporan/ Pengaduan dengan nomor register Dumas/30/X/2017/Tipidkor, tertanggal 2 Oktober 2017, yang menyebut nama Madun Hariyadi selaku pelapor yang melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dugaan korupsi dalam pengadaan pembangunan gedung baru KPK 

Menanggapi hal itu, KPK percaya Polri akan menangani secara adil perkara laporan warga mengenai ketuanya secara adil.

"Kami serahkan semua itu ke Polri karena kami percaya Polri akan menangani semua laporan secara fair," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (5/10).

Febri mengakui bahwa KPK sudah mengetahui hal itu dari pernyataan Humas Mabes Polri bahwa bukti dari pelapor perkara tersebut belum lengkap.

"Jika laporan-laporan tersebut dibuat tanpa dukungan informasi atau hanya untuk mendiskreditkan orang-orang tertentu tentu saja baik di KPK atau penegak hukum institusi lain seperti Polri dan Kejaksaan, itu akan di proses seusai peraturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Mengenai kabar yang menyebutkan bahwa pelapor merupakan suruhan seseorang yang ingin melemahkan KPK, Febri mengaku pihaknya belum mengetahui dan belum menyimpulkan sampai dengan sejauh itu.

"Tetapi saya kira publik tentu bisa melihat dan memahami dengan mudah terkait ketika tiba-tiba ada pelaporan-pelaporan, yang mungkin saja tidak logis substansi, tetapi itu kemudian dilaporkan dengan tujuan-tujuan yang belum kita ketahui," imbuhnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto pada Selasa (3/10) mengkonfirmasi adanya warga yang melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo ke Badan Reserse Kriminal Polri.

"Seorang lelaki melapor ke Bareskrim. Dia melaporkan banyak hal, termasuk salah satunya yang dilaporkannya Ketua KPK. LP-nya (laporan polisi) belum, baru berupa surat tanda terima pengaduan," paparnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar