Jakarta, Indonesia | Friday, 17-08-2018

NEWS UPDATE

KSTJ Adukan Maladministrasi Proyek Reklamasi Ke Ombudsman

Redaksi CityPost | Kamis,09 Mar 2017 - 19:03:32 WIB

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) melakukan aksi ujuk rasa.foto.ist

Jakarta, CityPost - Koalasi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) adukan dugaan maladministrasi terkait proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Ada sekitar 17 pulau yang dibuat (reklamasi) di Teluk Jakarta, dari 17 pulau tersebut yang diadukan oleh KSTJ adalah pulau C dan pulau D. Pembangunan di kedua pulau tersebut diperkirakan sudah hampir rampung, untuk pulau C sudah sekitar 40-50 persen, dan pulau D sudah dibangun juga bangunan yang diduga Ruko pembangunan sudah sekitar 70 persen. Dalam hal ini yang dilaporkan kepada Ombudsman adalah Gubernur DKI Jakarta secara institusional, bukan secara personal. Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) yang juga tergabung dalam KSTJ Marthin Hadiwinata menilai proyek reklmasi tersebut merupakan tindak pidana administrasi, izin tidak ada tapi proyek tetap dijalankan. "tidak ada izin lingkungan, tapi mereka (pengembang) sudah bangun. Dalam hal itu pidana administrasi" jeas Marthin pada CityPost di Gedung Ombudsman Republik Indonesia (ORI) (9/3/2017). Menurut Koordinator Bidang Pelaporan Ombudsman Dominiqus Dalu mengungkapkan bahwa Ombudsman tahun lalu 2016 telah melakukan pantauan atau yang dinamakan Ombudsman n On The Spot di wilayah yang diduga terdampak reklamasi tersebut, namun hanya memantau secara umum. Ombudsman juga berkesimpulan ada dampak yang ditimbulkan dari proyek reklamasi tersebut. "Dulu, di tahun 2016 kita cuma mantau namanya Ombudsman on The Spot terkait layanan publik di DKI Jakarta tapi secara umum, gak khusus dengan reklamasi ini. Kesimpulan kita sementara bahwa ada dampak terkait dengan reklamasi" jelas Dominiqus kepada CityPost. KSTJ juga masih memikirkan dan mempertimbangkan kasus maaladministrasi ini ke Bareskrim Polri. (AMS/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar