Jakarta, Indonesia | Monday, 17-12-2018

NEWS UPDATE

Kunjungi Afganistan, Menteri PPPA Bicara Tentang Pancasila

Redaksi CityPost | Jumat,19 Mei 2017 - 19:11:17 WIB

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menyatakan Pancasila adalah pemersatu Indonesia yang memiliki banyak etnis, adat, budaya serta daerah yang luas, saat berkunjung ke Afghanistan untuk kerja sama bilateral pada 15-16 Mei 2017. Di sana, ia bertemu dengan Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani, Ibu Negara Rula Ghani dan Menteri Perempuan Afghanistan Delbar Nazari. Yohana juga memaparkan program mengubah kekerasan menjadi perdamaian kepada Afghanistan yang ingin mengetahui kunci sukses bagaimana membuat Indonesia yang begitu luas bisa bersatu dan memiliki toleransi tinggi. "Saya menjelaskan bahwa Pancasila mempunyai posisi penting bagi bangsa Indonesia dan itu sangat dihargai oleh Afghanistan dan donatur internasional," kata Yohana dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/5/17) Sedangkan, untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan, Yohana menjelaskan bahwa kementeriannya memiliki program unggulan 3Ends, yaitu mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan orang dan mengakhiri ketidakadilan akses ekonomi terhadap perempuan. "Sangat penting mengubah cara berpikir masyarakat agar melihat kekerasan sebagai hal yang harus dijauhi sehingga bisa hidup aman, khususnya untuk perempuan dan anak," ujar Yohana. Menteri PPPA juga memaparkan program kota/kabupaten ramah anak hingga 2030 agar tidak ada lagi kekerasan. "Beberapa program termasuk melakukan pertemuan dengan dewan adat dan pemimpin adat. Kita punya uang dan program, tetapi yang melakukan mereka. Jadi harus kerja sama," tuturnya. Yohana juga mengaku bangga sempat bersantap pagi bersama Presiden Afghanistan "Tokoh dunia pertama yang pernah makan pagi dengan Presiden Afghanistan adalah Obama, sedangkan yang kedua adalah saya. Saya kaget bisa jadi nomor dua. Saat makan, Presiden Ghani menyampaikan salam untuk Presiden Jokowi," kata Yohana. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar