Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Maduro Tuding AS Dibalik Rencana Pembunuhan Dirinya

RWS | Jumat,12 Okt 2018 - 19:53:54 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro/foto ist

CityPost – Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan bahwa terkait adanya rencana pembunuhan atas dirinya, dia menuding Amerika Serikat ada dibalik rencana itu. Rencana pembunuhan itu sendiri terjadi pada 4 Agustus lalu menggunakan drone yang meledak sebelum mendekati Maduro.

Saat ini pihak berwenang Venezuela mengaku sudah menangkap pelaku dan otak rencana  pembunuhan tersebut dengan menggunakan drone yang diledakkan.

“untuk melawan segala bentuk oligarki, kudeta atau imperialisme yang mengganggu kehidupan demokratis, stabilitas dan perdamaian dinegeri ini, kelas pekerja harus turun kejalan dan berjuang,” tegas Maduro seperti yang dilansir melalui Telesur pada Jumat (12/10) hari ini.

Pernyataan itu disampaikan Maduro dalam penutupan Kongres Konstituen Rakyat Pekerja, Maduro mengatakan Gedung Putih menginstruksikan oligarki di Bogota untuk membunuhnya sementara itu, pihak pemerintah Maduro berhasil menangkap pelaku yang ditengarai dari pihak oposisi.

“Kami tidak akan berhenti dengan ancaman atau rencana kudeta, kami tahu kemana kami akan melangkah dan kami optimis dengan masa depan Venezuela,” terang Maduro.

Maduro sendiri saat ini tengah meluncurkan Rencana dalam negeri untuk Kelas Pekerja 2025. Rencana itu juga yang menjadi perdebatan dalam Sidang Konstituante yang kabarnya bertujuan untuk mentransformasi model produksi, merevolusi pertahanan militer dan membangun organisasi politik Venezuela.

Menurutnya, pemerintahan yang tengah dijalankannya sudah membangun sistem transportasi untuk melayani rakyat dan bukan untuk melayani pemerintah. Dia juga ingin membuat sistem transportasi yang lebih komunal.

“Mari membangun sistem transportasi publik yang komunal, mari bekerja mengenai topik ini untuk mengubah sistem transportasi dan memberikannya kepada komunal dan kelas pekerja yang sebenarnya,” tukas Maduro. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar