Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

Mahasiswa ITB Ciptakan Black Box untuk Mobil

AL | Rabu,23 Mei 2018 - 17:32:34 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Bandung, CityPost - Tiga mahasiswa teknik elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) yaitu Mutia Marwa, Gregorius Henry dan Hans Christian menciptakan kotak hitam (black box), namun bukan diaplikasikan untuk pesawat terbang, melainkan untuk mobil.

Mutia menuturkan, tingginya angka kecelakaan mobil di Indonesia menjadi inisiatif pembuatan alat ini. Indonesia berada di peringkat kelima negara penyumbang angka kecelakaan tertinggi yang mencapai 100 ribu kasus setiap tahunnya.

"Kenapa kecelakaan tinggi karena salah satunya kesadaran dan etika pengemudi berkendara masih rendah. Ditambah penegakan hukum lalu lintas yang masih kurang dikarenakan barang bukti untuk membawa sampai ke pengadilan nggak ada. Makanya alat ini untuk merekam data-data untuk analisis kecelakaan," ujarnya.

Mutia menjelaskan,'Car Blackbox' yang diciptakan timnya berfungsi untuk melaporkan jejak rekam terkait kendaraan sebelum terjadinya kecelakaan. Alat ini bisa merekam data onboard diagnostik, data akselerasi kendaraannya, lokasi mobil. Kotak hitamnya juga dilengkapi kamera depan dan belakang untuk merekam video. Nantinya, penyebab kecelakaan bisa dianalis lewat data tersebut. 

"Jadi misalnya pada kecelakaan kelihatan pengendara sebelum kecelakaan akselerasi mobilnya tinggi berarti lepas kendali. Bisa juga membaca mesinnya yang tidak sehat. Sampai ada video yang kelihatan visual siapa nih yang nabrak duluan," paparnya.

Mutia mengatkan, secara keseluruhan, fungsi Car Blakcbox ini sama dengan kotak hitam pada pesawat. Hanya saja, pada alatnya ini tidak dibuat perekam suara dengan pertimbangan menjaga privasi karena mobil lebih sering digunakan untuk sehari-hari. Alat ini juga memiliki sistem peringatan perilaku buruk berkendara. Terdapat lampu indikator yang terhubung dengan kotak hitam untuk mendeteksi kondisi kendaraan. Lampu LED berwarna kuning menunjukkan kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi hingga warna merah saat terjadi tabrakan. Tim sengaja mmbuat sistem ini dengan sederhana berbentuk lampu indikator agar tidak terlalu mencolok.

"Kekurangan alat mungkin dari sisi power system sebenarnya sudah cukup baik cuma ingi disempurnakan dengan menambahkan charging biar baterainya aman. Sekarang ini bisa dari aki mobil dan dari baterai. Normal pakai aki mobil, tapi kalau kendaraannya kecelakaan dan aki mobil mati dia bisa langsung ke baterai dengan waktu cuma 30 detik," jelasnya.

Tim masiswa menciptakan novasi ini sebagai bagian dari tugas akhir dan dipamerkan dalam kegiatan bertajuk Electrical Engineering Days 2018 yang berlangsung selama 22-24 Mei . Selain `Car Blackbox, terdapat 39 karya inovasi mahasiswa Teknik Elektro ITB lainnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar