Jakarta, Indonesia | Saturday, 17-11-2018

NEWS UPDATE

Mantan Pejabat PBB Dituding Lakukan Pelecehan Seksual

RWS | Minggu,16 Sept 2018 - 11:49:20 WIB

Mantan Kepala Panel Antar Pemerintah terkait Perubahan Iklim atau Intergovernmental Panel on Climate Change IPCC Rajendra Pachauri/foto ist

CityPost – Mantan Kepala Badan Urusan Iklim PBB saat ini tengah dituding melakukan pelecehan seksual dan dihadapkan pada sidang pengadilan India yang mengaku memiliki cukup bukti untuk menggelar persidangan kepada pelaku.

Mantan Kepala Panel Antar Pemerintah terkait Perubahan Iklim atau Intergovernmental Panel on Climate Change IPCC Rajendra Pachauri saat ini dihadapn kan dengan sidang tuduhan pelecehan seksual yang diajukan oleh mantan mitranya di Delhi.

Sementara itu, melansir keterangan kuasa hukum Pachauri, Ashish Dixit mengatakan bahwa tidak ada yang bisa membuat kasus tersebut diajukan kepengadilan bahkan pihaknya akan berupaya membatalkan gugatan tersebut. Seperti yang dilansir melalui kantor berita Press Trust of India.

Kendati demikian, pihak Hakim Charu Gupta menegaskan pihaknya akan menetapkan sidang berikutnya pada 20 Oktober mendatang untuk kasus skandal pelecehan seksual itu.

Diketahui, polisi setempat mendaftarkan kasus Pachauri usai pelapor yang merupakan mantan mitra kerjanya menuding Pachauri melakukan tindak pelecehan seksual dan intimidasi pada tahun 2016 lalu kepada dirinya.

Pelapor yang merupakan seorang perempuan itu menyebutkan kasus yang dilaporkannya merupakan hal yang sulit pasalnya yang dilakukan merupakan langkah besar dalam menguak sebuah kebenaran.

“Ini lompatan besar menuju kebenaran. Saya lega dan sekaligus lelah melawan Pachauri,” tegasnya.

Dikabarkan, sebelumnya Pachauri pernah bekerjasama denga pelapor saat di Enegry and resources Institute TERI, sebuah badan lingkungan hidup yang berada di New Delhi dan dipimpin oleh Pachauri selama 30 tahun.

Saat ini Pachauri sendiri tengah membantah semua tudingan yang dilayangkan kepadanya, namun usai laporan itu dibuat kabarnya Pachauri langsung mengundurkan diri dari panel PBB dan lembaga TERI itu. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar