Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

Menhub Ingin Kereta Bandara Adi Sumarmo Selesai Tepat Waktu

AL | Jumat,25 Agus 2017 - 12:36:06 WIB

Prototipe kereta penghubung Bandara Adi Soemarmo-Stasiun Solo Balapan.foto.ist

Solo, CityPost - Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi meminta agar proyek kereta api bandara Adi Sumarmo selesai tepat waktu karena menjadi salah satu proyek strategis nasional.

"Sebagai destinasi wisata, di Solo sudah banyak project strategic nasional yang setiap saat dipantau oleh presiden dan wakil presiden dalam sidang kabinet," kata Budi di Solo, Jumat (25/8/17).

Karena itulah, Menhub menginginkan agar target yang sudah ditetapkan tidak bergeser, yaitu pembebasan lahan selesai pada tahun ini dan pengerjaan proyek selesai pada tahun 2018. Mengenai dana, pihaknya sudah mempersiapkan baik itu untuk pembebasan tanah maupun pembangunan.

"Untuk pembebasan tanah saya yakin pak Wali Kota  punya cara jitu untuk melakukan pembebasan tanah dengan baik dan cepat. Dengan begitu bisa menjadi contoh yang lain. Cepat, bagus, murah," ujarnya.

Terkait pertemuan dengan Wali Kota Surakarta, Budi juga melakukan inventarisasi mengenai masalah yang dihadapi di lapangan.

"Sejauh ini kami apresiasi kerja baik dari Pemkot Surakarta. Meski demikian, harus lebih baik karena administrasi mesti bagus. Dengan ini target penyelesaian bisa tepat waktu, yaitu bulan November 2018 harus sudah selesai," tegasnya.

Mengenai proses pembebasan lahan, Budi mengungkapkan saat ini masih bersifat administratif. Menurut dia, sudah ada persetujuan dari instansi lain, salah satunya Angkatan Udara.

"Sedangkan untuk sosialisasi ke masyarakat kami lakukan pada tanggal 4-8 September. Tanah yang di masyarakat mungkin 70 persen. Selesai proses ini harus bulan Oktober. Tender dipercepat agar sebagian sudah bisa kerja sebelum bulan November," tuturnya.

Budi berharap, dengan terealisasinya proyek kereta api bandara tersebut dapat mendongkrak angka wisatawan yang masuk ke Solo. Ia mengatakan saat ini Solo memiliki pertumbuhan jumlah penumpang paling tinggi dibandingkan kota lain. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan RI, dari jumlah penumpang yang masuk ke Solo di tahun lalu yang mencapai 1,4 juta, saat ini jumlahnya sudah mendekati 2,4 juta penumpang.

"Harapan kami sama dengan Yogyakarta bisa mencapai 8-10 juta penumpang per tahun," tutupnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar