Jakarta, Indonesia | Sunday, 18-02-2018

NEWS UPDATE

Menlu AS Mulai Mendesak Turki Agar Menahan Diri

RWS | Minggu,11 Feb 2018 - 16:00:26 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson/ foto ist

CityPost – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson menyampaikan bahwa pihaknya terus menekan Turki untuk menahan diri dari operasi militer yang dilancarkan dan membebaskan orang-orang Amerika yang ditahannya di Suriah Utara.

Hal itu disampaikan oleh Tillerson saat melakukan kunjungannya ke Turki dalam misi lawatan ke lima negara yang ada di Timur Tengah. Setelah berkunjung ke Yordania, Tillerson dijadwalkan bakal bertemu dengan pejabat senior di Lebanon, Mesir dan Kuwait.

Kunjungan tersebut dilakukannya ditengah meningkatnya ketegangan diantara kedua negara sekutu NATO tersebut yakni Turki dan AS terkait serentetan sengketa, termasuk didalamnya yang menyangkut Hak Asasi Manusia dan krisis yang terjadi di Suriah.

Diketahui sebelumnya, seorang warga negara AS Golge yang notabene merupakan ilmuwan NASA dikabarkan ditangkap pada Juli 2016 dan dihukum tanpa bukti oleh pihak berwenang Turki dengan dakwaan menjadi anggota organisasi teror. Selain itu, pada 1 Februari 2018, ketua Amnesty Internasional di Turki, Taner Kilic, juga ditangkap kembali dan meringkuk dalam tahanan praperadilan dengan tuduhan terorisme.

Hal itulah yang lantas memicu pernyataan pihak Amerika Serikat. Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya sangat terganggu dengan masalah-masalah tersebut dan meminta Turki untuk segera mengakhiri keadaan yang berlarut-larut. Turki diminta membebaskan mereka yang ditahan secara sewenang-wenang dibawah keadaan darurat dan juga diminta agar segera menegakkan peraturan undang-undang yang sesuai dengan kewajiban dan komitmen domestik dan internasional negara itu sendiri. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar