Jakarta, Indonesia | Thursday, 18-10-2018

NEWS UPDATE

Menristekdikti: Kampus Bukan Tempat Kampanye Pilpres

MAR | Jumat,12 Okt 2018 - 10:15:53 WIB

Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir menegaskan bahwa kampus bukan tempat yang diperbolehkan untuk  menjadi lokasi kampanye Pemilihan Presiden 2019. Sebab menurut Nasir, kampus harus fokus pada pengembangan pendidikan.

"Tidak boleh kampus untuk dilakukan politisasi," katanya saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (10/10/18).

Nasir memastikan, jika calon presiden atau calon wakil presiden diketahui berkampanye di kampus, maka dirinya akan segera memanggil otoritas kampus. Tak hanya pemanggilan, tindakan tegas juga diberlakukan jika ada kampus yang terbukti mengizinkan tempatnya sebagai lokasi kampanye pilpres 2019.

"Mana sekarang calon yang ke kampus. Saya larang. Panggil rektornya. Enggak boleh," tegasnya.

Meskipun demikian, Nasir tetap mengizinkan ksmpus tetap membuka diri jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) ingin melakukan sosialisasi pemilu. Dalam sosialisasi itu, pasangan capres dan cawapres bisa dihadirkan dengan catatan tidak hanya satu pasangan.
 KPU harus menghadirkan dua pasangan capres-cawapres yakni Joko Widodo-Ma`ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kalau datangkan, ya semua didatangkan, jangan sendiri. Supaya nanti imbang beritanya," ujar Nasir. (MAR/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar