Jakarta, Indonesia | Wednesday, 12-12-2018

NEWS UPDATE

Nama Mekeng Dan Ganjar Kembali Disebut Novanto

Hen | Jumat,13 Apr 2018 - 17:15:51 WIB

Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto/ foto ist

Jakarta, CityPost – Kasus proyek eKTP yang saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menghadirkan Setya Novanto untuk membacakan Pledoi pembelaannya. Dalam nota pembelaan Novanto kabarnya kembali menyebutkan sejumlah nama yang turut diuntungkan dalam proyek tersebut.

Novanto mengungkapkan dengan merujuk hasik konfrontasi bersama ponakannya Irvanto Hendra Pambudi yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 21 Maret 2018 lalu.

Dalam pembelaannya, Novanto membantah ikut menyepakati pemberian fee terhadap anggota DPR. Dia juga membantah tuduhan jaksa, turut menerima uang korupsi eKTP. Bahkan Novanto mengaku dirinya baru tahu kalau Irvanto menjadi kurir pendistribusian fee dari pengusaha ke para anggota DPR.

“Diperintah oleh saudara Andi Agustinus untuk menyerahkan sejumlah uang kepada beberapa orang anggota DPR RI antara lain, yaitu kepada Olly Dondokambey sebesar US$ 500 ribu, Tamsil Linrung sejumlah US$ 500 ribu, Mirwan Amir US$ 500 ribu, Melchias Markus Mekeng sebesar US$ 500 ribu, Arif Wibowo sebesar US$ 250 ribu,” terang Novanto dalam pledoi pribadinya.

Terkait keponakannya, Novanto mengatakan, Irvanto mengaku hanya sebagai kurir dihadapan penyidik KPK bahkan Irvan pernah mengaku menyerahkan uang kesejumlah pihak atas perintah Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Novanto juga menyebutkan merujuk pada konfrontasi bersama ponakannya Irvanto, sejumlah uang juga diberikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan ketua Fraksi Demokrat Jafar Hapsah dengan rincian Ganjar Pranowo sebesar US$ 500 ribu dan Jafar Hapsah sebesar US$ 250 ribu, kata Novanto. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar