Jakarta, Indonesia | Sunday, 19-08-2018

NEWS UPDATE

Nelayan Diminta Menggunakan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

AL | Selasa,12 Des 2017 - 00:17:56 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Gorontalo Utara, CityPost - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, melakukan sosialisasi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan seperti jaring insang, trammel net, bubu lipat ikan, bubu rajungan, pancing ulur, rawai dasar, rawai hanyut dan pancing tonda ke nelayan di wilayah pesisir, tepatnya di Desa Dulukapa, Kecamatan Sumalata Timur.

Kepala Bidang Budidaya dan Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Gorontalo Utara, Amanda Sunge mengatakan bahwa pihaknya tak sekedar melakukan sosialisasi, tapi sekaligus melakukan pembinaan bagi nelayan agar menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, karena penggunaan alat-alat tangkap tidak ramah lingkungan dampaknya mulai dirasakan masyarakat nelayan, maka kebiasaan itu harus dihilangkan.

"Dampak penggunaan alat tangkap tergolong tidak ramah lingkungan, seperti pukat tarik atau hela atau pukat harimau atau cantrang dan penggunaan bom atau bius, sangat merusak lingkungan serta keberadaan biota laut. Jika kondisi ini dibiarkan, maka dampaknya sangat mempengaruhi peningkatan kesejahteraan nelayan," ujarnya di Gorontalo Utara, Senin (11/12/17)

Amanda mencontohkan, saat ini ikan tangkapan nelayan cenderung makin berukuran kecil, bahkan semakin sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Fenomena tersebut sedang dirasakan nelayan di 78 desa pesisir di daerah itu, salah satunya penurunan penghasilan.

"Kami berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Makanya kami berupaya membangkitkan kesadaran nelayan agar tidak lagi menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan," tuturnya.

Selain itu, DKP Gorontalo Utara juga menyosialisasikan aturan dan sanksi bagi para nelayan pengguna alat tangkap tidak ramah lingkungan. Amanda menambahkan, pada 2018 mendatang pihaknya akan memprogramkan penyaluran bantuan bagi nelayan melalui program bantuan alat tangkap agar mereka beralih ke alat tangkap ramah lingkungan. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar