Jakarta, Indonesia | Sunday, 22-07-2018

NEWS UPDATE

Obat Akan dilabel Halal Pada 2019 Mendatang

Hen | Rabu,18 Apr 2018 - 14:55:29 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Menyikapi persyaratan sertifikasi halal untuk bidang farmasi disebutkan  saat ini memang belum menjadi standar yang bisa dipenuhi oleh setiap produsen obat-obatan. Kendati demikian, banyak pihak yang menyebutkan sertifikasi halal itu perlu mengingat Indonesia berpenduduk mayoritas Islam agar bisa menjami keamanan dalam mengkonsumsi makanan dan obat-obatan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam menyampaikan bahwa saat ini pihak Kemenag dan Kementerian Kesehatan tengah melakukan diskusi terkait pembahasan penerapan sertifikasi halal produk pasca 2019 mendatang, juga termasuk didalamnya sertifikat halal untuk produk dan alat farmasi.

“ketiganya sudah kami diskusikan dan Alhamdulillah para kementerian juga sudah menyatakan setuju tentang bagaimana sertifikasi halal pasca 2019, label halal produk dan mengenai obat, alat kesehatan dan produk biologi juga sudah disepakati,” terang Nur Syam di Jakarta pada Selasa (17/4) kemarin.

Nur mengatakan kesepakatan antara Kemenag dan Kemenkes nantinya akan segera disampaikan kepada Sekretariat Negara dan Presiden RI Joko Widodo pada pekan depan.

Kendati saat ini masih ada kontradiksi antara substansi RPP JPH yang bertentangan dengan UU JPH yakni dengan meniadakan sertifikasi halal pada obat. Namun, menurut Nur permasalahan itu sudah terselesaikan  karena bertentangan dengan UUD sertifikasi.

“Secara substansial sudah tidak ada masalah. Kami harap pasca 2019 ini sudah bisa direalisasikan,” tegasnya. (Hen/ist)

 

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar