Jakarta, Indonesia | Tuesday, 24-04-2018

NEWS UPDATE

Operasi Tambahan Mata Kiri Novel Dilakukan Hari Ini

AL | Senin,12 Feb 2018 - 11:04:30 WIB

Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.foto.ist

Jakarta, CityPost - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengabarkan bahwa operasi tambahan mata kiri penyidik KPK Novel Baswedan dilakukan hari ini, Senin (12/5/18). Febri mengatakan operasi tambahan mata itu dilakukan karena belum maksimalnya pertumbuhan selaput mata kiri bagian tengah setelah dilakukan pemeriksaan dan konsultasi antara dokter ahli Singapura dan Inggris. 

"Operasi tambahan tersebut akan menggeser selaput yang ditepi utk menutup bagian tengah yang belum tumbuh dan akan mengambil kulit di bibir bagian bawah untuk menutup bagian mata yang tepi. Karena itu lah, operasi tahap dua untuk pemasangan artifisial kornea belum dapat dilakukan jika pertumbuhan selaput mata belum merata secara keseluruhan,"jelasnya

Febri memohon doa dari semua pihak agar operasi dan perawatan lanjutan terhadap Novel berjalan baik. Dalam pelaksanaan operasi tersebut, novel didampingi Dokter. Hingga saat ini, setelah melewati 10 bulan sejak peristiwa terjadi, pelaku penyerangan terhadap novel belum ditemukan, karena itulah Febri berharap agar penanganan perkara itu terus dilakukan secara serius. 

"Sampai saat ini,pelaku penyerangan belum ditemukan. semoga penanganan perkara ini masih terus dilakukan secara serius. Jika pelaku tidak ditemukan, risiko yang sama tentu dapat terjadi pada seluruh pihak yang bekerja memperjuangkan pemberantasan korupsi," ujarnya.

Febri memastikan penyidik Polda Metro Jaya masih terus bekerja terkait penanganan perkara tersebut. Ia juga membantah pernyataan dari pihak tertentu yang menyampaikan bahwa kendala penanganan perkara disebabkan belum bisa dilakukan pemeriksaan terhadap Novel.

"Kami tegaskan Novel Baswedan telah diperiksa secara pro justitia oleh penyidik Polda Metro Jaya bahkan sebelum operasi mata tahap satu dilakukan. Saat itu pimpinan KPK juga mendampingi," katanya.

Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi pengadaan KTP-elektronik (KTP-e). Ia diserang dengan siraman air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai shaolat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat terpapar air keras, mata Novel mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar