Jakarta, Indonesia | Monday, 20-08-2018

NEWS UPDATE

Pantau Gempa Susulan, ITB Pasang Seismometer di Lombok

FAN | Rabu,08 Agus 2018 - 21:51:19 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Bandung, CityPost - Kelompok Keahlian Geofisika Institut Teknologi Bandung (ITB) membentuk tim untuk melakukan pemasangan seismometer di Lombok, NTB untuk memantau gempa susulan setelah gempa yang terjadi di Lombok bagian utara.

Ketua Kelompok Keahlian (KK) Geofisika Global ITB Prof Nanang T Puspito mengatakan hingga Selasa (7/8) kemarin, sebanyak 13 seismometer telah dipasang di sejumlah lokasi, yaitu  di halaman belakang Kantor Desa, Puskesmas, Kantor Kecamata dan Kantor BPBD Lombok Timur. Menurut Nanang, rekaman gempa susulan termasuk gempa pada Minggu (5/8/18) yang diperkirakan sebagai gempa utama dapat menjadi pemahaman baru terkait sumber dan mekanisme kejadian gempa Lombok 2018. 

"Monitoring gempa susulan gempa Lombok dilakukan selama satu bulan. Harapannya, selama satu bulan, tujuh seismometer yang ditempatkan dapat merekam gempa-gempa susulan dengan baik dan tanpa gangguan," ujarnya dalam siaran pers ITB, Rabu (8/8/18).

Nanang menuturkan, sebelum pemasangan seismometer, tim melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah kecamatan ataupun desa untuk mendapatkan kemudahan perizinan saat pemasangan dan jaminan tidak ada gangguan ketika perekaman. Selain melakukan pemasangan seismometer, tim juga melakukan koordinasi dengan BMKG Mataram dan BPBD Lombok Utara dan Pos Pengamatan Gunung Rinjani. Beberapa dosen dari KK Geodesi juga telah berada di Pos Rinjani untuk melakukan mitigasi dan observasi bencana.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni, dan Komunikasi Miming Miharja menambahkan, ITB juga membentuk tim Satgas untuk bencana Lombok. Dalam jangka pendek, tim satgas ITB ini akan mengirimkan tim untuk melakukan assessment kelayakan bangunan publik, membantu penyediaan fasilitas air minum, mempelajari potensi bencana ke depan seperti gempa susulan dan longsoran, pengiriman bantuan pokok makanan, obat-obatan, selimut dan lain-lain.

Tim KK Geofisika Global yang dikoordinir oleh Andri Dian Nugraha (dosen) bersama anggotanya yang terdiri Zulfakriza (dosen) sebagai komandan lapangan serta Yayan M Husni, MT (asisten) tiba lebih dulu di Lombok pada 1 Agustus 2018. Sedangkan, Muzli (BMKG) dan Pepen Supendi, MT (mahasiswa S3 T. Geofisika ITB) tiba di Lombok pada 5 Agustus 2018.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan 7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8/18) lalu.  Gempa dirasakan sekitar pukul  18:46:35 WIB. Titik gempa berada di 8.37 Lintang Selatan-116.48 Bujur Timur tepatnya 18 kilometer barat laut Lombok Timur, NTB, dengan kedalaman 15 kilometer. (red/ist) 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar