Jakarta, Indonesia | Wednesday, 23-01-2019

NEWS UPDATE

PBB Mendesak China Bebaskan Muslim Uighur

RWS | Sabtu,01 Sept 2018 - 14:20:11 WIB

Muslim Uighur sedang membaca (ilustrasi)/foto ist

CityPost – Penahanan Muslim Uighur yang dilakukan oleh pihak China kabarnya saat ini memicu kekhawatiran dari banyak pihak, khususnya pihak PBB yang saat ini tengah mendesak China untuk segera membebaskan kelompok Muslim Uighur dinegara mereka.

Pernyataan ini disampaikan oleh komisi PBB usai mereka mendapatkan laporan terkait adanya penahanan sebanyak satu juta Muslim Uighur diwilayah Xianjiang Barat. Kendati demikian, pihak China hingga kini masih membantah semua tuduhan tersebut.

Namun, kabar yang beredar berbeda. China sendiri mengakui ada beberapa Muslim Uighur yang ditahan karena dianggap sebagai ekstrimis. Mereka ditahan untuk dididik kembali pasalnya menurut pihak China, milisi dan separatis Islamis bertanggungjawab atas terjadinya kerusakan diwilayah itu.

Pihak PBB sendiri menyebutkan saat mereka melakukan pengkajian diawal Agustus yang dilakukan oleh anggota PBB bidang penghapusan diskriminasi RAS menyebutkan ada sejumlah laporan yang bisa dipercaya mengindikasikan Beijing telah menjadikan daerah otonom Uighur menjadi sesuatu seperti Camp Pengasingan besar.

Laporan itu kemudian ditanggapi oleh pihak China dengan menegaskan bahwa warga Uighur telah mendapatkan hak sepenuhnya hanya saja ada pihak-pihak yang dibohongi ekstrimis keagamaan dan mereka akan dibantu melalui pemukiman termasuk pendidikan kembali.

Diketahui, pada Kamis (30/8) PBB menerbitkan kesimpulan pengamatannya dan menyebutkan bahwa definisi luas tentang terorisme dan acuan kabur mengenai ekstrimisme serta definisi tidak jelas terkait separatisme dalam undang-undang China, mereka kemudian meminta Beijing mengakhiri penahanan tanpa dakwaan hukum, pengadilan dan vonis.

Darisanalah kemudian Komite PBB mendesak Beijing untuk segera membebaskan orang-orang yang ditahan, termasuk memberikan data jumlah orang yang ditahan dan alasan penahanan mereka.

Kelompok Uighur disebutkan sebagai warga minoritas Muslim yang sebagian besar tinggal diwilayah Xinjing, China Barat. Sebanyak 45 persen penduduk disana merupakan etnis Uighur. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar