Jakarta, Indonesia | Wednesday, 25-04-2018

NEWS UPDATE

Pembangunan Marina Pertama di Indonesia Sudah Dimulai

AL | Senin,12 Feb 2018 - 17:31:44 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Lombok, CityPost - Indonesia akan punya pelabuhan kapal pesiar (marina) pertama yang dibangun oleh PT Marina Del Ray yang sahamnya dimiliki investor Australia. Pembangunan marina ini berlokasi di  perairan Gili Gede, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB)

"Kami sudah membangun dimulai dengan pemasangan 'jetty' apung sepanjang 80 meter dan akan dilanjutkan dengan pemasangan ponton sepanjang 150 meter," kata General Manager Marine Del Ray, Puri Yusuf, di Lombok Barat, Minggu (11/2/18)

Puri menjelaskan, perairan Gili Gede dipilih sebagai lokasi pembangunan karena letaknya yang strategis

"Gili Gede merupakan teluk dengan perairan yang relatif tenang sehingga cocok untuk membangun marina atau tempat parkir kapal pesiar ukuran kecil seperti yacht. Perairan Gili Gede, juga sudah beberapa kali dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara yang datang menggunakan yacht atau kapal layar wisata," tuturnya.

Puri memastikan pihaknya sudah mengurus seluruh perizinan untuk dapat mewujudkan marina itu, mulai dari desa, kecamatan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Pemerintah Provinsi NTB hingga di Kementerian Perhubungan. 

"PT Marina Del Ray telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia, melalui Peraturan Menteri Perhubungan tahun 2017 tentang Terminal Khusus dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri," imbuhnya.

Pembangunan marina inidiperkirakan menelan dana hingga Rp 1 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membangun bisnis marina, resor dan lainnya di atas lahan seluas enam hektar yang ada di Desa Gili Gede Indah.

"Selain itu, akan dibangun berbagai infrastruktur, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan penyulingan air bersih yang dihasilkan dari proses produksi energi listrik dari PLTA," ujar Puri.

PT Marina Del Ray juga optimis keberadaan marina bisa memberikan keuntungan bagi penduduk lokal. 

"Dengan adanya marina ini, penduduk lokal bisa menjadi tenaga kerja atau menyediakan jasa wisata lain yang dibutuhkan oleh wisatawan kapal pesiar," kata Puri. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar