Jakarta, Indonesia | Thursday, 19-07-2018

NEWS UPDATE

Pembangunan Monumen KM Sinar Bangun Dimulai

AL | Selasa,03 Jul 2018 - 13:04:51 WIB

Tabur bunga untuk para korban tragedi KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara.foto.ist

Simalungun, CityPost - Pemerintah Kabupaten Simalungun memulai pembanguan monumen KM Sinar Bangun untuk mengenang peristiwa tenggelamnya kapal kayu tersebut di perairan Danau Toba, pembangunan momunmen ini ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Selasa (3/7/18).

Peletakan batu pertama dilakukan oleh  Bupati Simalungun JR Saragih, Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo, dan Pimpinan Persulukan Naghsabandiyah Tuan Guru Muda Sakban Rajagukguk, beberapa perwakilan keluarga korban juga ikut melakukan peletakan batu pertama sambil menyampaikan doa.<br 

Saragih menuturkan, monumen yang akan dibangun itu berupa miniatur KM Sinar Bangun dengan panjang tujuh dan lebar tiga meter. Monumen ini dibangun sebagai media untuk mengenang seratusan korban yang masih tenggelam di dasar Danau Toba. Dengan adanya monumen tersebut, maka keluarga dan anak-anak korban dapat mengenang dan mengetahui peninggalan orang tuanya. Nantinya pada monumen ini akan dicantumkan nama 164 penumpang KM Sinar Bangun yang masih tenggelam sesuai nama-nama yang didaftarkan di posko pencarian.

"Bupati boleh berganti, presiden juga berganti, tapi (monumen) ini akan abadi," ujarnaya.

Selain menjadi kenangan, monumen tersebut juga menjadi wadah pembelajaran bagi semua pemangku kepentingan dalam bidang transportasi untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

"Termasuk kami dari pemerintah untuk lebih hati-hati," imbuh Saragih.

Setelah peletakan batu pertama dilakukan, Saragih mempersilahkan keluarga korban untuk meletakkan atau menanam benda di fondasi monumen sebagai kenangan bagi korban, contihnya baju atau kenangan lain yang berkaitan dengan korban.

"Setalah itu akan timbun, akan kita semen," katanya.

Sebagimana diketahui, KM Sinar Bangun yang mengangkut seratusan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB. Dalam proses pencarian korban, tim gabungan telah menemukan 21 korban selamat dan 3 korban tewas. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar