Jakarta, Indonesia | Sunday, 25-02-2018

NEWS UPDATE

Pemerintah Cabut Perfilman dari Daftar Negatif Investasi

Redaksi CityPost | Kamis,09 Mar 2017 - 10:18:59 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Pemerintah telah mencabut perfilman dari Daftar Negatif Investasi dalam penanaman modal asing yang dituangkan dalam paket kebijakan ekonomi jilid X. Hal tersebut merupakan upaya untuk mendorong majunya indutri kreatif perfilman,dan pemerintah Indonesia juga akan menawarkan potensi industri kreatifnya dalam uoaya menarik investasi dari  Korea Selatan di acara Indonesia-Korea Binis Summit nanti. "Sebelum dicabutnya perfilman dari Daftar Negatif Investasi sebenarnya sudah banyak minat investor Korea Selatan untuk menanamkan modalnya pada sektor pembuatan  bioskop. Namun tidak memungkinkan karena terbentur regulasi," ujar Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf di Kantor BKPM, Rabu (8/3/17). Triawan mengatakan, pihaknya siap menawarkan kembali investasi dibidang disektor perfilman kepada para investor Korea Selatan. "Sekarang kan sudah dihapus, kami undang investasi Korea untuk investasi di bioskop karena kekurangan layar bioskop, dan layar bioskop itu hadir di Indonesia dengan jumlah cukup maka film Indonesia akan maju,"ungkapnya Triawan mengatakan, pihak Korea Selatan telah menyatakan siap untuk membantu membuat sistem terintegrasi box office dan memberikan sejumlah dana hibah  untuk pembuatan sistem bernama Integrated Box Office System (IBOS) sekitar USD5,5 juta. Triawan menambahkan, sistem ini bukan untuk produksi dan distribusi, tapi sebagai keterbukaan informasi pada pelaku perfilman, untuk mengetahui berapa jumlah penonton. Nah teknologi itu khusus dihibahkan dari Korea. "Jadi nanti dengan sistem ini semua tinggal pencet aja, lagi main sini, jam segini, penonton segini. Membantu production house merencanakan filmnya," pungkasnya. (EKS/CityPost)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar