Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Pemerintah Upayakan Tarif Listrik Turun

Redaksi CityPost | Kamis,06 Jul 2017 - 11:42:47 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengejar target untuk mejadikan tarif dasar listrik (TDL) tidak memberatkan pelanggan. Setelah menahan harga TDL hingga akhir tahun tetap di angka yang sama, pemerintah menginginkan ada penurunan. "Kami sudah diskusi dengan PLN, bahkan di banyak golongan pelanggan itu tarifnya bisa turun. Kalau Anda tanya, pak nanti turunnya seberapa? Enggak tahu. Kami akan coba sebisa mungkin untuk turun," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, di Jakarta, Kamis (6/7/17). Menurut Jonan, sektor industri membutuhkan daya saing luar biasa. Terutama listrik, sebagai salah satu tonggak untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. "saat ini persaingan global makin lama makin ketat. Jadi kalau tarif listriknya itu bisa lebih terjangkau, maka untuk semua industri, atau semua kegiatan ekonomi itu bisa makin efisien," ujar mantan Menteri Perhubungan itu. Jonan mencontohkan, jika TDL listrik industri untuk semua golongan dirata-ratakan harganya sekitar  Rp 1.100, maka pemerintah menargetkan pada 2020 TDL industri bisa sekitar Rp 800 hingga Rp 900. "Terus bagaimana dengan golongan rumah tangga? Sama. Kami akan berusaha agar turun, sehingga semakin lama efisiensinya bsia dicapai," tambahnya. Jonan mengakui target ini menjadi tantangan besar. Kementerian ESDM telah berbicara dengan PLN selaku operator dalam mengejar target-target tersebut. "Tantangannya besar, negosiasi terhadap penjualan listrik atau terhadap tarif listrik yang ditawarkan oleh semua perusahaan independent power plant, harus betul-betul sangat efisien. Jadi PLN sendiri dan Kementerian ESDM itu akan review semua investasinya. Kami akan coba menjaga suatu harga yang fair, investasi yang fair, supaya ini tarif listriknya bisa makin lama, makin turun," tuturnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar