Jakarta, Indonesia | Friday, 21-09-2018

NEWS UPDATE

Pemprov Cemas Dengan Ratusan LGBT Di Kota Padang

Hen | Senin,12 Mar 2018 - 12:28:14 WIB

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit/ foto ist

Padang, CityPost – Keberadaan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang ada di Kota Padang dan berjumlah ratusan itu dikabarkan tengah memicu kecemasan Pemerintah Provinsi dan warga setempat terkait potensi bahaya penyalahgunaan narkoba dan HIV.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan saat ini sebanyak 75 persen penderita HIV/ADIS di Sumatera Barat berasal dari perilaku seks menyimpang atau LGBT dan juga karena faktor penyalahgunaan narkotika. Bahkan katanya, kaum LGBT terbanyak di Indonesia berasal dari Sumatera Barat.

“LGBT ini ancaman serius dan baru ketahui pula Ketua Perhimpunan LGBT Indonesia itu orang Minang. Dari data yang dihimpun, ada ratusan LGBT di Kota Padang, sebagian besar merupakan laki-laki yang sudah beristri,” tukas Nasrul saat membuka forum seminar nasional di kampus Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang, Minggu (11/3) kemarin.

Menyikpai hal itu, Pemerintah Provinsi saat ini kabarnya tengah melakukan pendataan LGBT di wilayahnya yang hingga Maret 2018. Dari sana kemudian pelaku LGBT akan diketahui barulah dipetakan titik persoalan dan solusi apa yang akan dilakukan untuk menanggulanginya.

“Kehidupan LGBT adalah kehidupan yang semua agama melarang dan tidak baik dari segi kesehatan. Dalam budaya Minang dengan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (adat berlandaskan hukum agama, hukum agama berlandaskan Alquran), jelas-jelas tidak ada dalam budaya dan adat Minangkabau,” tegas Nasrul seperti yang dilansir melalui vivanews.

Banyaknya keberadaan LGBT di Minangkabau tengah memicu keprihatinan Pemerintah Provinsi setempat pasalnya hal itu tidak sesuai dengan tatanan budaya yang ada selama ini. Pihaknya lantas berharap kepada mahasiswa dan pemuda untuk terus menjaga diri agar tidak terjerumus dan terlibat LGBT apalagi narkotika. Peran mahasiswa dan pemuda serta pelajar sangat penting untuk membangun negeri. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar