Jakarta, Indonesia | Sunday, 22-07-2018

NEWS UPDATE

Pencabutan Gugatan Class Action Kampung Akuarium Disetujui

Hen | Kamis,28 Jun 2018 - 01:00:00 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Gugatan warga Kampung Akuarium terhadap Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakarta Utara, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BPN yang mengajukan dengan dalil-dalil tidak pernah adanya musyawarah dengan warga terkait penggusuran Kampung Akuarium dan tidak pernah adanya pemberitahuan yang cukup atas tujuan penggusuran tersebut yang disertai dengan intimidasi dan kekerasan terhadap warga saat ini telah menemui titik terang.

Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Pusat Taryan Setiawan tengah mengabulkan pencabutan gugatan Class Action (perwakilan kelompok) yang diajukan oleh warga Kampung Akuarium Penjaringan, Jakarta Utara.

Hakim Taryan mengatakan, pencabutan gugatan tersebut didasari oleh ditandatanganinya Keputusan Gubernur (Kepgub-red) Nomor 878 Tahun 2018 tentang gugus tugas pelaksanaan penataan kampung dan masyarakat.

“Menimbang pasal 271, penggugat dapat mencabut perkaranya asal hal itu dilakukan sebelum diberikan jawaban setelah ada jawaban maka pencabutan perkara hanya dapat terjadi dengan persetujuan pihak lawan,” jelas Taryan dalam sidang di PN Jakarta Pusat pada Selasa (26/6) lalu.

Hakim Taryan juga menetapkan biaya perkara sebesar Rp. 316.000 akan dibebankan kepada pihak penggugat dengan mengacu pada pasal 272. Dengan demikian diakhir persidangan, Hakim Taryan lalu menyatakan pencabutan gugatan class action warga Kampung Akuarium resmi dicabut.

“Karena permohonan penggugat mencabut gugatan dikabulkan maka sesuai pasal 272 kepada penggugat dibebankan untuk membayar ongkos perkara. Kedua memerintahkan kepada panitera Jakarta Pusat untuk mencatat pencabutan gugatan nomor perkara 532. Demikian diputuskan dalam sidang permusyawaratan majelis hakim,” tukas Taryan.

Mendengar gugatan mereka dikabulkan, sejumlah warga Kampung Akuarium yang turut menghadiri jalannya persidangan lantas mengucap syukur dan saling bersalaman satu dengan yang lainnya. (Hen/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar