Jakarta, Indonesia | Tuesday, 22-01-2019

NEWS UPDATE

Penderita Kanker Paru Sebagian Besarnya Perokok

RWS | Kamis,29 Nov 2018 - 00:52:43 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Dokter spesialis paru dari RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI dr. Alex Ginting S, Sp.P(K) mengatakan sebagian besar penderita kanker paru adalah perokok, baik itu perokok aktif maupun perokok pasif. Menurutnya, Perokok aktif berpeluang 13,6 kali lipat untuk menderita kanker paru. 

"Perokok pasif yang sering ke kafe, pergi ke smoking area berjam-jam tiap hari, itu juga punya peluang empat kali lipat menderita kanker'. Alex dalam konferensi pers bertajuk Bulan Peduli Kanker Paru, di Jakarta, Rabu (28/11/18_

Meskipun demikian, Alex mengungkapkan tak menutup seorang perokok aktif tidak terkena kanker paru karena kerentanan genetik setiap orang berbeda.

"Tergantung gen di badan, mana yang lemah terhadap faktor resiko tertentu. Kami tidak bisa menghubungkan langsung dalam satu garis lurus, sehingga kami menyebutnya faktor risiko. Ada korelasi perokok sebagai faktor risiko (kanker)," ujarnya.

Alex berharap masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan menjalankan gaya hidup yang sehat sehingga dapat mencegah tumbuhnya kanker di dalam tubuh. Menurutnya, diperlukan juga pemberian  edukasi kepada masyarakat bahwa merokok dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru.

Berdasarkan data Globocan 2018, kanker paru adalah kanker yang paling banyak diderita oleh pria dan wanita di seluruh dunia dibandingkan dengan jenis kanker lain dan merupakan penyebab utama dari kematian.

"Di Indonesia, 14 persen dari total kematian karena kanker disebabkan oleh kanker paru yang menjadikan penyakit ini sebagai pembunuh nomor satu," kata Alex. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar