Jakarta, Indonesia | Saturday, 17-11-2018

NEWS UPDATE

Pengamat : Hubungan RI-Australia Sangat Dipengaruhi Presiden

AL | Jumat,03 Nov 2017 - 15:35:23 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia Evi Fitriani menilai, dinamika hubungan bilateral Indonesia dan Australia sangat dipengaruhi oleh sosok pemimpin dari kedua negara.

"Ada hubungan yang naik turun seperti roller coaster antara Indonesia dan Australia, dan hal itu sangat dipengaruhi oleh pemimpin. Siapa yang menjadi pemimpin menentukan arah hubungan kedua negara," katanya dalam Seminar Diplomasi Publik Indonesia terhadap Australia di Jakarta, Jumat (3/11/17).

Menurut EVi, hubungan Indonesia dan Australia saat ini sangat baik karena pemimpin kedua negara, Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Malcolm Bligh Turnbull menjalin hubungan yang baik.

"Perdana Menteri Turnbull dan Presiden Jokowi itu sangat dekat, chemistry mereka nyambung. Sementara, ketika masa pemerintahan PM Tony Abbott, hubungan Indonesia dan Australia itu, bahkan menurut mantan Menlu Marty Natalegawa, termasuk yang paling lemah. Itu karena Tony Abbott dan Jokowi itu tidak terlalu nyambung," ujarnya.

Karena itulah, Evi menekankan bahwa peran para pemimpin kedua negara sangat penting dalam menentukan hubungan bilateral Indonesia-Australia. Ia juga berpendapat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia cenderung dianggap sebagai sebuah hubungan yang asimetris.

"Hubungan Indonesia dan Australia itu asimetris. Australia merasa kita terlalu cuek dengan dia. Sementara Australia apa pun tentang Indonesia dia urusin dan cari tahu. Bagi Indonesia, Australia itu seperti kerikil dalam sepatu, kalau belum tertusuk ya seperti tidak ada," tuturnya.

Evi menambahkan, rasa saling percaya dan saling memahami masih harus ditingkatkan dalam hubungan Indonesia dan Australia, baik dalam hubungan antarpemerintah maupun antarmasyarakat kedua negara. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar