Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

Pengguna Aktif Tik Tok di Indonesia Capai 10 Juta

GRY | Jumat,06 Jul 2018 - 11:59:15 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Perusahaan teknologi China, Bytedance Technology, langsung mengirimkan perwakilannya ke Indonesia untuk membahas aplikasi Tik Tok yang diblokir pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Menurut Senior Vice President Bytedance Technology, Zhen Liu, Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah pengguna Tik Tok yang cukup fantastis, di mana angkanya menyentuh 10 juta pengguna aktif.

Dengan diblokirnya platform tersebut, maka dari sisi bisnis menimbulkan kerugian, sehingga Bytedance Technology harus tunduk dan patuh pada regulasi yang diterapkan Kominfo.

"Kami akan ikuti apa yang menjadi aturan hukum di Indonesia. Itu komitmennya. Kami juga bersedia menaikkan batas umur pengguna. Kami ingin Tik Tok bisa diakses kembali," ujar Liu, di Jakarta, Rabu (4/7/18).

Pada kesempatan yang sama, Menkominfo Rudiantara mengatakan, proses pemblokiran Tik Tok sama dengan proses pemblokiran platform lain yang juga pernah diblokir.

"Pertama, mengirim surat peringatan melalui email. Jika peringatan tersebut tidak juga diindahkan, pilihan kedua, terpaksa aplikasi tersebut ditangguhkan. Apabila tidak segera merespons teguran kita, pilihan terakhir, diblokir," tuturnya.

Rudiantara menambahkan, sebelumnya Tik Tok bisa dinikmati mulai dari umur 12 tahun. Nantinya, hanya mereka yang berumur 16 tahun ke atas yang bisa menggunakan platform tersebut.

Bytedance Technology adalah perusahaan teknologi yang membawahi beberapa anak usaha seperti aplikasi video singkat, Tik Tok, musical.ly, BuzzVideo dan Vigo Video.

Perusahaan ini didirikan oleh Yiming Zhang dan berkantor pusat di Beijing, China. Adapun Tik Tok masuk ke pasar Indonesia pada September 2017, dan langsung disambut hangat khususnya di kalangan muda, serta menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di iPhone. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar