Jakarta, Indonesia | Wednesday, 23-01-2019

NEWS UPDATE

Penghargaan Nasional Diraih Inkubator Bisnis UNY

AL | Kamis,10 Jan 2019 - 16:17:54 WIB

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).foto.ist

Sleman, CityPost - Inkubator bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) meraih penghargaan sebagai inkubator berprestasi dari Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Ada 22 produk yang kini bergabung dalam inkubator bisnis tersebut,  produk-produk yang tergabung tidak cuma dari UNY.
 
Beberapa produk inkubator bisnis UNY yang sudah dikenal di antaranya speedometer custom untuk motor dan mobil, produsen robotic kits indobot, RLS liquid spray berbahan binahong, dan mesin penyebar pakan ikan otomatis astrover.

Pimpinan Inkubator bisnis UNY, Nahiyah Jaidi Fara menjelaskan, inkubator bisnis UNY berfungsi sebagai lembaga pendampingan bagi UKM tenant di Indonesia. Pembentukannya merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM pada 2012. Inkubator bisnis UNY kini bernaung di Pusat Penelitian Wanita dan Gender LPPM. Mereka aktif dalam pendampingan Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), Calon Pegnusaha Pemula Berbasis Teknologi dan Wirausaha Muda Pemula (WMP).

Saat ini, inkubator bisnis UNY juga aktif sebagai anggota resmi dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), ASEAN Business Incubator Network (Abinet) dan Asian Association of Business Incubation (AABI). Inkubator bisnis UNY telah berhasil menjalin sejumlah kerja sama seperti dengan Chaoyang University of Technologu Taiwan. 

Nahiyah menjelaskan, ,odel inkubasi ini terdir dari tiga bagian yaitu pra inkubasi, inkubasi dan pasca inkubasi. Awalnya, akan diterapkan seleksi melalui proses wawancara dan seleksi administrasi.

Selain itu, tahap inkubasi dibagi tiga periode yaitu awal, pengembangan dan lanjutan. Dalam tahap inkubasi ini didampingi selama tiga tahun, dan selama itu diberi berbagai pelatihan, mulai perencanaan bisnis, teknik manajemen, produksi komersial, jaringan, pengurusan HAKI dan sertifikasi produk. 

"Bila sudah dianggap mampu, mereka akan dilepas sebagai UMKM yang inovatif, mandiri dan berdaya saing. Pada tahap ini inkubator bisnis lebih sebagai media pelatihan softskill dan networking," ujar Nahiyah kepada media, Rabu (9/1).

Kepala LPPM UNY, Suyanta menjelaskan, keberadaan inkubator bisnis UNY sebagai salah satu usaha menuju hiliralisasi temuan iptek. Ia juga menekankan, karya-karya dosen dan mahasiswa tidak boleh berhenti dalam wujud laporan.

"Tapi, mereka harus bermuara kepada hasil nyata berupa teknologi tepat guna yang bermanfaat langsung bagi masyarakat luas," tambahnya.

Rektor UNY, Sutrisna Wibawa menyatakan,  UNY akan terus meningkatkan kerja sama dengan lembaga-lembaga lain, terutama dengan dunia usaha dan dunia industri.

"Itu dilakukan demi mempersiapkan lulusan yang unggul dan siap berkompetisi di era revolusi industri 4.0," ujarnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar