Jakarta, Indonesia | Monday, 20-08-2018

NEWS UPDATE

Penumpang Lion Air Diturunkan Karena bercanda Soal Bom

AL | Senin,14 Mei 2018 - 14:12:27 WIB

Pesawat Lion Air.foto.ist

Jakarta, CityPost- Maskapai penerbangan Lion Air terpaksa menurunkan seorang penumpang dan rombongannya yang berjumlah empat g beserta 10 bagasi dari JT 618.karena menyebutkan `bom` ke salah satu awak kabin ketika penumpang itu dalam proses masuk ke pesawat.

Dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan menurut standar penanganan ancaman bom," kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic ofLion Air siaran keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (13/5/8).

Lion Air menyampaikan klarifikasi terkait keterlambatan penerbangan nomor JT 618 pada Sabtu (12/5/18) dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka (PGK) dengan menggunakan pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LOR. Ketralambatan ini dikarenakan gurauan bom yang bersumber dari seorang penumpang laki-laki berinisial ZN yang menyebutkan kata bom ke salah satu awak kabin ketika dalam proses masuk ke pesawat. Danang mengatakan, sesungguhnya pesawat untuk penrbangan nomor JT 618 dalam keadaan aman dan laik terbang.

Namun, akibat  ucapan penumpang itu seluruh 148 penumpang harus melalui tahapan pengecekan ulang. Hasilnya tidak ditemukan barang bukti adanya bom dan benda lain yang mencurigakan, yang dapat  mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan.

Akhirnya, pada Sabtu (12/5/18), Lion Air JT 618  diberangkatkan dengan jadwal terbaru pukul 16.40 WIB dari jadwal penerbangan semula pukul 15.50 WIB dan telah mendarat di Pangkalpinang pada 17.40 WIB.

Lion Air sendiri telah menyerahkan ZN dan rombongannya ke avsec Angkasa Pura II cabang Soekarno-Hatta, toritas bandar udara serta pihak berwenang. ZN juga harus menjalani pengamanan dan proses penyelidikan lebih lanjut di avsec airlines.

Perlu diketahui, larangan bercanda atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat diatur dalam undang-undang Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar