Jakarta, Indonesia | Tuesday, 24-10-2017

NEWS UPDATE

Penyerangan Kantor Kemendagri Dinilai Kejahatan Demokrasi.

AL | Kamis,12 Okt 2017 - 09:17:16 WIB | dibaca: 23 pembaca

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan.foto.ist

Jakarta, CityPost - Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (11/10/17) kemarin diserang sekelompok massa yang mengatasnamakan pendukung calon Bupati Tolikara, Papua John Tabo dan Barnabas Weya. Mereka menuntut Mendagri Tjahjo Kumolo mengesahkan pasangan John Tabo-Barnabas Weya.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan menyebut, penyerangan yang dilakukan sekelompok massa sehingga merusak sejumlah fasilitas kantor Kemendahri ini merupakan sebuah bentuk kejahatan terhadap demokrasi.

"Ini bukan semata-mata pengrusakan kantor, tapi juga pengrusakan terhadap simbolisasi negara. Ini serangan terhadap kehormatan negara. Peristiwa ini merupakan kejahatan dan serangan terhadap demokrasi yang dicoba dijaga dan dipertahankan oleh teman-teman di Kemendagri," katanya melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (12/10).

Meski Arteria mengaku memahami suasana kebatinan para pengunjuk rasa, ia tetap mengecam keras aksi yang berujung tehadap pengrusakan kantor Kemendagri.

"Ini harus disikapi serius oleh aparat penegak hukum, saya minta kepada jajaran Kepolisian untuk mengusut tuntas dan memberikan sanksi seberat-beratnya," ujarnya.

Arteria menegaskan, peristiwa ini harus dipandang sebagai suatu kejahatan serius, agar tidak menjadi preseden menggunakan kekerasan untuk memaksakan keinginan. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar