Jakarta, Indonesia | Monday, 20-08-2018

NEWS UPDATE

Penyerapan Pupuk Turun Hingga 50 Persen di Musim Kemarau

AL | Kamis,09 Agus 2018 - 12:17:45 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Karawang, CityPost - Pada musim kemarau tahun ini, sejumlah daerah di Jabar dan Banten terkena dampak kekeringan. Penyerapan pupuk di sekitar Jawa Barat dan Banten turun mencapai 50 persen pada musim kemarau ini, sebab, para petani tidak bisa bercocok tanam karena minimnya ketersediaan air.

Manajer Komunikasi PT Pupuk Kujang Ade Cahya Kurniawan mengatakan. pengurangan atau penurunan serapan pupuk itu sudah terjadi sejak awal Agustus 2018.

"Penurunan penyerapan pupuk cukup besar, mencapai 50 persen. Biasanya mampu melakukan penyerapan pupuk hingga 3.000 ton per hari ke seluruh wilayah di Jawa Barat dan Banten, namun pada musim kemarau seperti saat ini, pupuk yang didistribusikan hanya 1.500 ton," ujarnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/8/18).

Kekeringan ini terjadi di areal persawahan tadah hujan. Selain itu, ada juga areal sawah yang dialiri saluran irigasi ikut terkena dampak musim kemarau. 

"Biasanya setiap hari ada 30 armada yang berkeliling mengantarkan pupuk sampai gudang lini III di tingkat kabupaten wilayah Jawa Barat dan Banten, tapi pada musim kemarau, armada yang beroperasi berkurang menjadi 18 unit," kata Ade sebagaimana dilaporkan Antara.

Ade menjelaskan, Kondisi itu terjadi karena permintaan pupuk yang menurun. Namun, ia memastikan stok pupuk yang diproduksi PT Pupuk Kujang cukup aman, karena pupuk urea yang tersedia di gudang lini II (pabrik) dan gudang lini III tingkat kabupaten/kota, mencapai 69.847 ton. Stok ini, bisa mencukupi untuk kebutuhan selama dua bulan ke depan. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar