Jakarta, Indonesia | Wednesday, 23-01-2019

NEWS UPDATE

Peredaran Uang Palsu Rp 500 Juta Diduga Libatkan Oknum Polis

RWS | Jumat,11 Jan 2019 - 15:37:21 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Pekanbaru, CityPost - Polres Dumai menyita uang palsu dengan pecahan Rp 100.000 senilai Rp 500 miliar uang rupiah palsu dari dua pria, mereka berinisial MF (28), warga Dumai dan RW (33) warga Bengkalis. Peredaran uang palsu ini diduga melibatkan oknum anggota polisi.

"Total Rp 500 juta uang palsu yang disita dari dua tersangka. Kami juga terus mengembangkan kasus ini karena ada dugaan keterlibatan oknum (polisi)," kata Kapolres Dumai, AKBP Restika Nainggolan di Pekanbaru, Jum`at (11.1).

Restika menuturkan, pengungkapan kasus itu berawal dari adanya informasi akan adanya warga Dumai berinisial MF yang menyimpan uang palsu dalam jumlah besar. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Polisi dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

Hasilnya, MF berhasi teridentifikasi dan ditangkap di sebuah rumah di Jalan Siliwangi, Gang Sentosa, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai medio pekan ini. Polisi yang menggeledah rumah tersangka MF berhasil menemukan uang palsu sebesar Rp 27 juta.

Penyelidikan tidak berhenti sampai di sana karena kepolisian kembali melakukan pengembangan. Berdasarkan hasil interogasi, MF mengaku mendapat uang palsu itu dari RW. seorang warga Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Secara geografis, dua wilayah itu berdekatan, dan hanya dipisah Selat Bengkalis. Setelah melakukan tiga jam perjalanan darat dan laut dari Dumai ke Bengkalis, Polisi berhasil menangkap RW alias Adi.

"Dari tangan Adi kita menyita Rp479.300.000 uang palsu. Adi ditangkap tanpa perlawanan dan saat ini seluruh uang palsu kita sita untuk pengembangan lanjutan," ujat Restika sebagaimana dilaporkan Antara.

Terkait ada dugaan keterlibatan oknum Polisi berpangkat Brigadir dalam kasus ini, Restika belum bersedia menjelaskan lebih jauh karena pihaknya masih terus melakukan pengembangan, termasuk mengungkap produsen uang palsu itu yang diduga terdapat di wilayah pesisir Riau tersebut.

"Kemungkinan ada tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus uang palsu yang cukup besar barang buktinya ini," katanya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar