Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Pergub Larangan Kegiatan Keagamaan di Monas Akan Diubah

AL | Senin,13 Nov 2017 - 15:40:51 WIB

Monumen Nasional .foto.ist

Jakarta, CityPost - Dalam masa kampanye Pilkada DKI 2017, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah berjanji akan mengembalikan suasana keberagamaan di Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia, salah satunya dengan membolehkan umat Islam Jakarta untuk melakukan kegiatan takbir keliling dan membolehkan umat beragama lainnya untuk melaksanakan kegiatan keagamaan. 

Karena itulah, Anies ingin agar Monumen Nasional (Monas) terbuka lagi untuk kegiatan keagamaan. Untuk mewujudkan itu, Anis memastikan pihaknya akan mengubah peraturan gubernur (pergub) terkait larangan kegiatan keagamaan di Monumen Nasional (Monas).Bahkan, dalam Pergub lama tersebu juga ada larangan untuk menyelenggarakan kegiatan kesenian dan kebudayaan.

"Sekarang ini kegiatan kebudayaan tidak boleh, kegiatan kesenian tidak boleh, kegiatan pengajian juga tidak boleh, jadi bukan hanya kegiatan agama, karena itu nanti akan ada perubahan pergub," katanya di Balai Kota, Senin (13/11).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno juga mempersilakan rumah dinas wakil gubernur di Jalan Denpasar, Jakarta Selatan digunakan untuk kegiatan majelis taklim, kegiatan kebaktian, dan kegiatan keagamaan lainnya.

"Rumah dinas wagub sudah dibuka 24 jam 7 hari seminggu bsasa untuk kegiatan majelis taklim, atau teman-teman yang mau kebaktian setiap hari minggu," tuturnya.

Sejak awal, Sandi memang menyatakan tidak menggunakan rumah dinasnya untuk ditinggali, karena ia beranggapan bahwa rumah dinas wakil gubernur adalah rumah rakyat. Jadi, semua warga Ibu Kota berhak memanfaatkannya tanpa melihat suku, agama, ras dan latar belakang mereka. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar