Jakarta, Indonesia | Sunday, 16-12-2018

NEWS UPDATE

Permintaan Suaka Mantan Presiden Peru Ditolak Uruguay

AL | Selasa,04 Des 2018 - 18:28:41 WIB

Mantan Presiden Peru, Alan Garcia.foto.ist

Lima, CityPost - Uruguay menyatakan menolak permintaan suaka mantan Presiden Peru Alan Garcia (69), yang kini berada di bawah penyelidikan di negara asalnya atas dugaan menerima suap terkait skandal korupsi Odebrecht. Kementerian Luar Negeri Peru mengatakan Gracia telah meninggalkan Kedutaan Besar Uruguay di Lima setelah berada di sana selama dua minggu. Keputusan tersebut diumumkan oleh Presiden Uruguay Tabare Vazquez pada Senin (3/12/18) di Montevideo .

"Kami tidak mengabulkan permintaan suaka karena di Peru tiga pilar pemerintahanya berjalan secara independen dan mandiri, dan terutama pengadilannya,"kata Vasquez kepada para wartawan.

Sebelumnya, Garcia mengajukan permohonan suaka di Kedubes Uruguay, tak lama setelah hakim pengadilan bulan lalu mengeluarkan larangan baginya meninggalkan Peru untuk 18 bulan selama Garcia berada di bawah penyelidikan. Gracia yang menjabat sebagai presiden Peru dari 1985 sampai 1990 serta 2006 sampai 2011 diduga menerima suap pada proyek pembangunan kereta listrik di Lima perusahaan Brazil, Odebrecht. Namun, Gracia tetap menyatakan tidak bersalah. Menurutnya. ia adalah korban dari penganiayaan politik.

Presiden Peru Martin Vizarra mengatakan pihaknya menyambut baik keputusan Uruguay menolak suaka Gracia

"Di Peru, tidak ada satu orang pun yang tidak tersentuh. Demokrasi kami menjamin pemisahan kekuasaan serta perlakuan sama di mata hukum," tuls Vizcarra di lama Twitternya,

Setelah Uruguay mengumumkan keputusan itu, Garcia kembali ke salah satu kediamannya di sebuah kompleks perumahan di Lima. Selama setahun, ia lebih banyak tinggal di Spanyol.

"Tidak ada bukti yang menghubungkan saya dengan kejahatan apa pun bahkan dengan Odebrecht atau proyek apa pun yang dimiliki perusahaan tersebut" ujar Garcia dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan media setempat.

Gracia mengatakan dirinya akan tetap berada di kediamannya di Peru dan akan bekerja sama dengan pihak berwenang.

Jaksa dalam kasus itu, Jose Perez, juga menuduh Garcia menerima uang senilai USD 100.000 dolar atas kehadirannya di sebuah konferensi di Brazil. Sang jaksa mengatakan uang tersebut kemungkinan datang dari dana Odebrecht yang digunakan untuk melakukan penyuapan di beberapa negara Amerika Latin. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar