Jakarta, Indonesia | Wednesday, 14-11-2018

NEWS UPDATE

Pertujukan `Genta Sriwijaya` Ceritakan Sejarah Indonesia

AL | Kamis,08 Nov 2018 - 19:52:51 WIB

Konferensi pers pertunjukan Genta Sriwijaya di Jakarta, Kamis (8/11/18)foto.ist

Jakarta, CityPost - Sekar Ayu Jiwanta Foundation, komunitas yang fokus pada pelestarian seni, budaya dan sejarah akan menghadirkan pertunjukan seni kolosal bertajuk `Genta Sriwijaya` yang akan dipentaskan pada 20 November di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta, dengan durasi pementasan selama 1,5 jam. `Genta Sriwijaya` menghadirkan kisah sejarah kebesaran Indonesia di masa lampau, terutama mengenai kejayaan kerajaan Sriwijaya yang dikemas secara modern.

"Meskipun menceritakan tentang sejarah, pagelaran ini dikemas secara modern," kata Sutradara pertunjukan, Kenthus Baratha dalam konferensi pers Genta Sriwijaya, di Jakarta, Kamis (8/11/18).

Kenthus menuturkan `Genta Sriwijaya` mengangkat kisah tentang kejayaan kerajaan Sriwijaya di bawah kepemimpinan Maharaja Dapunta Hyang Sri Jayanasa, yang berkuasa antara tahun 671 hingga 702 Maseh. Dalam kisah tersebut diceritakan bahwa Maharaja Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci guna mendapat kekuatan spiritual untuk menaklukkan wilayah-wilayah sekitar. Dalam perjalanannya, sang putra, yakni Pangeran Dharmapala jatuh cinta dengan anak dari raja kerajaan Melayu, Putri Tritadewi. Singkat cerita, kerajaan Melayu berhasil ditaklukkan dan Pangeran Dharmapala berhasil merebut hati Putri Tritadewi dan menikahinya.

Pertunjukan Genta Sriwijaya digelar untuk mengajak masyarakat kembali mengenang sejarah kebesaran Indonesia di masa lampau, dalam hal ini mengenai kerajaan Sriwijaya. Konsep pertunjukan Genta Sriwijaya dibuat semenarik mungkin dengan balutan budaya populer masa kini agar bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi milenial, konsep pertunjukan Genta Sriwijaya dibuat semenarik mungkin dengan balutan budaya populer masa kini.

Nuansa kekinian akan terlihat dalam sejumlah unsur, mulai dari musik, tarian, kostum, tata panggung, tata cahaya hingga penerapan teknologi multimedia berupa video mapping yang diyakini mampu membuat pertunjukan menjadi spektakuler.

Music director pertunjukan 'Genta Sriwijaya` Tohpati mengatakan aransemen musik akan dibuat megah dengan menggabungkan musik orkestra dan musik tradisional nusantara.

"Pagelaran) ini sebisa mungkin musiknya pop kekinian, jadi kami membuat suatu acara yang pada intinya mencintai budaya Indonesia, seperti sekarang yang diangkat itu Genta Sriwijaya," tuturnya.

Untuk tarian, Creative Director, Denny Malik akan menampilkan seni tari tradisi yang dipentaskan oleh sekitar 200 orang penari non profesional. Seni tari tersebut diberi sentuhan kekinian tanpa menghilangkan pakem yang ada. Harapannya, penonton dapat menikmati hiburan pertunjukan yang menarik dengan latar sejarah abad masa lalu.

Pertunjukan `Genta Sriwijaya` turut diramaikan dengan kehadiran sederet artis, publik figur dan pekerja seni ternama yang sudah berpengalaman di atas panggung teater, seperti Ruth Sahanaya, Ivy Batuta, Yenny Wahid, Cathy Sharon, Sogi Indra Duaja, Andrea Miranda, Daniel Christianto dan Bambang Pamungkas.

Seluruh tiket untuk pertunjukan `Genta Sriwijaya` telah habis terjual. Rencananya, hasil keuntungan dari pertunjukan ini akan didonasikan untuk membantu pendidikan anak-anak yang kurang mampu di Sumatera Selatan. (FAN/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar