Jakarta, Indonesia | Wednesday, 23-01-2019

NEWS UPDATE

Perubahan Visi Misi Ditolak, BPN Minta KPU Konsisten

WDP | Jumat,11 Jan 2019 - 15:07:13 WIB

Anggota Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid.foto.ist

Jakarta, CityPost - Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru saja menolak dokumen perubahan visi-misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Anggota Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid mengaku tak mempersoalkan perubahan visi-misi pasangan nomor urut 02 ditolak Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, perubahan visi dan misi aspirasi dari masyarakat. 

"Ya enggak apa-apa. Menurut saya sih pada hakikatnya perubahan prinsip kan enggak. Hanya penajaman dan lebih fokus lagi," kata Hidayat di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jum`at (11/1).

Hidayat menjelaskan, revisi visi-misi bukan mengubah. Hanya mempertajam visi-misi yang sudah ada. 

"Tetap dalam koridor UUD 1945, Pancasila, itulah kata kuncinya. Tak berubah sama sekali. Itu kan kemarin diajukan karena berdasarkan aspirasi dari masyarakat, sehingga dimasukkan dan dipadatkan lagi," tuturnya. 

Meski mengaku legowo, Hidayat tetao mengungkit soal perubahan foto Jokowi-Ma'ruf di surat suara dan perubahan nomor urut capres-cawapres. Ia pun berharap KPU konsisten menerapkan aturan. 

"Tapi kalau melihat perkembangan bahwa dulu ketika maju, disampaikan juga foto dan soal nomor. Lalu nomor berubah jadi 01 dan 02. Foto juga berubah, terutama Pak Jokowi dan Kiai Ma`ruf, itu juga berubah ternyata. Ya, harusnya KPU konsisten kalau itu dimungkinkan. Harusnya beragam hal yang tidak ada larangannya juga tetap dimungkinkan," tutupnya. (WDP/CityPost)





Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar