Jakarta, Indonesia | Wednesday, 25-04-2018

NEWS UPDATE

Petinggi Iran Pimpinan AS dan Sekutunya Disebut Sosok Jahat

RWS | Senin,16 Apr 2018 - 15:48:33 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei/foto ist

CityPost – Seorang petinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebutkan bahwa serangan yang dilancarkan Sabtu (14/4) lalu kepada Sruiah dan dilakukan oleh pihak Amerika Serikat, Inggris dan Perancis merupakan sebuah kejahatan dan tidak akan mendapatkan keuntungan apapun kepada mereka.

Hal itu disampaikan Khamenei melalui tulisan di media sosial twitter pribadinya yang dicuit langsung menyikapi situasi Suriah terkini.

“Serangan fajar hari ini terhadap Suriah adalah kejahatan. Saya dengan tegas menyatakan Presiden AS, Presiden Perancis dan Perdana Menteri Inggris adalah penjahat,” twit Khamenei.

Khamenei menilai, kejahatanyang mereka perbuat tidak akan membuahkan keuntungan apapun dan manfaat seperti yang dilakukan saat mereka pergi ke Irak, Suriah dan Afghanistan.

“Mereka tidak akan mendapat manfaat saat mereka pergi ke Irak, Suriah dan Afghanistan dalam beberapa tahun belakangan dan melakukan kejahatan seperti itu serta tidak akan memperoleh keuntungan apapun,” tegas Khamenei.

Senada dengan Khamenei, Menteri Pertahanan Suriah Hossein Dehghan mengatakan serangan tersebut akan dijawab oleh rakyat Suriah dan masyarakat dunia diminta ikut mengecam serangan tersebut.

“Rakyat Suriah pasti akan menjawab serangan itu dan orang didunia harus mengutuk serangan itu,” ujarnya seperti yang dilansir melalui kantor berita Fars.

Sisi lainnya, Wakil Kepala Garda urusan Politik Iran,Yadollah Javani mengatakan dengan serangan itu maka situasinya akan menjadi lebih kompleks, dan ini pasti akan mengorbankan AS, yang akan bertanggungjawab untuk akibat dari peristiwa regional mendatang yang pasti tidak akan menarik minat mereka,” tegas Yadollah.

“Garda perlawanan akan diperkuat dan akan memiliki lebih banyak kapasitas untuk bertindak melawan tindakan intervensi (AS). Amerika harus memperkirakan konsekuensi dari tindakan mereka,” ujarnya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar