Jakarta, Indonesia | Tuesday, 24-10-2017

NEWS UPDATE

Polda Metro Jelaskan Soal Ratusan Polisi di Kantor Golkar

AL | Rabu,11 Okt 2017 - 17:58:27 WIB | dibaca: 21 pembaca

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.foto.ist

Jakarta, CityPost - Ratusan personel kepolisian bersiaga di sekitar Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Slipi, Jakarta pada Rabu (11/10/17) dengan peralatan lengkap dan dua kendaraan taktisnya.
 
Kehadiran pasukan Brimob di Kantor DPP Partai Golkar dipertanyakan inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia. Melihat hal ini, ia jadi teringat suasana pada masa awal reformasi.

"Menyaksikan suasana di Kantor DPP Partai Golkar sejak pagi tadi seakan mengingatkan kita suasana pada masa-masa awal reformasi. Di mana aparat kepolisian siap siaga menghadapi demonstrasi mahasiswa yang menuntut perubahan," kata Doli dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Doli, Brimob lebih difungsikan sebagai kekuatan yang menjaga alat-alat vital negara dari kerusuhan. Artinya, saat itu negara ditafsirkan sedang mengalami situasi darurat. Sehingga, diperlukan kekuatan aparat keamanan maksimal untuk diturunkan.

"Tentu kita semua memiliki pertanyaan besar, di tengah situasi negara yang menurut saya aman-aman saja seperti saat ini, kenapa di sebuah kantor partai politik ada suasana yang mencekam seperti itu?" ujarnya.

Doli pun mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi hingga pasukan Brimob disiagakan di sana.

"Kalau cuma rapat pleno yang adalah aktivitas rutin organisasi, apa agendanya sehingga perlu dikerahkan aparat negara sebesar itu? Ada ancaman apa sehingga segenting itu?" tuturnya.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, penjagaan ketat personel kepolisian tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi sejumlah kelompok masyarakat di Kantor DPP Partai Golkar.

"Semua kegiatan masyarakat wajib dijaga. Ada kegiatan di DPP Partai Golkar, polisi wajib menjaga. Kami  lakukan sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang kita punya," kata Argo saat meninjau DPP Golkar.

Menurutnya, jumlah personel yang diturunkan juga telah disesuaikan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Kita menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan dan semuanya kita tetap tidak underestimate tapi overestimate. Pasukan dan peralatan sudah sesuai SOP." ujarnya.

Rapat pleno yang hari ini dipimpin kembali oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto memang sempat diwarnai aksi massa sekelompok masyarakat mereka berkumpul di pintu masuk kantor DPP Golkar yang berada di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar