Jakarta, Indonesia | Wednesday, 15-08-2018

NEWS UPDATE

Polisi Selidiki Kasus Ibu Ajak 3 Anaknya Bunuh Diri

AL | Selasa,16 Jan 2018 - 13:40:43 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jombang, Jawa Timur - Kepolisian terus menyelidiki kasus sekeluarga bunuh diri yang melibatkan seorang ibu berinsial EV, serta tiga orang anaknya. Mereka diketahui bunuh diri di rumah tempat tinggal mereka yang terlokasi di Desa Karobelah, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

"Kami sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk keluarga serta suami yang bersangkutan. Saat ini kami masih menunggu yang ibu itu untuk sadar," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi di Jombang, Selasa (16/1/18).

Gatot menuturkan, kasus tersebut terungkap setelah suami EV meminta adiknya untuk melihat kondisi istri serta tiga orang anaknya, pada Senin (15/1) malam, selama ini pasangan tersebut memang tidak tinggal satu rumah. Istri beserta ketiga anaknya yang berumur 6 tahun, 4 tahun, dan 4 bulan, tinggal di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. 

"Kronologisnya ada laporan dari masyarakat. Saksi, adik kandungnya pulang kuliah, dan dia mendapati rumah kakaknya sepi, tidak ada orang. Dicari hingga belakang, kamar mandi ternyata sudah ditemukan di kamar mandi. Tiga anaknya sudah meninggal sementara ibunya kritis," ujarnya.

Mengetahui hal itu, adik korban langsung meminta bantuan kepada para tetangga dan menghubungi polisi. Tidak lama, petugas datang ke rumah korban dan mereka dibawa ke rumah sakit. EV juga langsung diberi perawatan intensif untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya.

Gatot mengatakan, saat ini kondisi EV sudah lebih baik. Namun, polisi masih menunggu kondisinya pulih lagi, untuk meminta keterangan pasti penyebab bunuh diri serta bahan yang digunakan untuk bunuh diri.

"Kami belum tahu pasti minuman apa yang menyebabkan anak-anak tersebut meninggal, kami juga masih mengumpulkan barang bukti," imbuhnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban tinggal di rumah orangtuanya sekitar tiga tahun. Selama itu, ia diketahui sosok yang sangat pendiam, bahkan ketika ada masalah enggan untuk menceritakan pada orang lain.

"Korban dikenal tertutup. Menurut saksi, dia sering marah-marah tanpa sebab akhir-akhir ini. Bahkan, 1,5 tahun lalu juga pernah mencoba bunuh tapi gagal," kata Gatot.

Walaupun ada saksi yang mengatakan EV sering marah tanpa sebab, polisi belum bisa melakukan pemeriksaan lanjutan karena yang bersangkutan masih dalam perawatan dokter. 

"Kami juga berencana melibatkan dokter psikolog untuk memastikan kesehatan jiwa yang bersangkutan," ujar Gatot. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar