Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Polisi Tangkap Warga Turki pembobol 12 Rekening Bank di Bali

AL | Senin,12 Mar 2018 - 17:34:27 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Denpasar, CityPost - Tiga warga negara Turki pelaku pembobolan 12 rekening nasabah bank di Bali diringkus oleh aparat Ditreskrimum Polda Bali. Para pelaku yang bernama Dogan Kimis (43), Mehmet Ali Mentes (31) dan Tayfun Koc (36) itu memanfaatkan alat tertentu untuk mengambil data korban ketika mengoperasikan mesin ATM. Ketiganya dicurigai terkait dengan jaringan kejahatan internasional. Penangkapan ketiga tersangka bermula dari informasi pihak bank tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan cara mengintai pelaku selama tiga hari sejak 7-9 Maret 2018.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali, Kombes Pol Sang Made Mahendra Jaya menuturkan, di Bali, ketiga tersangka berhasil membobol 12 data nasabah dengan nilai total uang mencapai Rp 17,85 juta yang kini sudah diamankan polisi. Ketiga tersangka ini merupakan pelaku kejahatan pembobol data ATM yang memiliki jaringan internasional dan sering keluar masuk Bali, dimana ketiga pelaku ini memiliki keahlian masing-masing.

"Kami masih terus menelusuri berapa korban yang data pin ATM-nya yang berhasil dibobol tersangka karena ada barang bukti 83 kartu seperti ATM yang ditahan untuk digunalan mencuri data nasabah dan empat perangkat router yang diamankan," katanya di Denpasar, Bali, Senin (12/3/18).

Mahendra menuturkan, dari pengakuan kepata petugas, para pelaku mengaku membeli alat-alat untuk melakukan aksi kejahatan ini dari China. Mereka juga mengaku sering keluar masuk negara Malaysia dan Thailand.

"Ini merupakan jaringan internasional dimana data nasabah dikirim ke teman pelaku di Turki juga dan data yang berhasil disabotase pelaku dikirim lagi kepada ketiga tersangka untuk mengasak uang korbannya," jelasnya

Karena itulah, Mahendra mengimbau kepada para nasabah yang hendak mengambil uang di mesin ATM agar waspada dan mencari lokasi ATM yang aman dan diawasi petugas keamanan sehingga dapat mencegah pelaku memasang alat ini.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar saat hendak mengambil uang di ATM agar melihat apa ada alat yang mencurigakan seperti kamera pengintai ditombol mesin ATM itu," ujarnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar