Jakarta, Indonesia | Wednesday, 14-11-2018

NEWS UPDATE

Polres Seram Tahan Lima Tersangka Kasus Cinnabar

AL | Rabu,07 Nov 2018 - 12:26:17 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Ambon, CityPost - Satuan Reserse Kriminal Polres Seram Bagian Barat, Maluku menahan lima orang tersangka pembelian dan penjualan batu cinnabar. Dari tangan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari para tersangka di Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Maluku.

"Para pelaku ditahan sejak Senin, (5/11/18) sekitar pukul 05.00 WIT di Dusun Hulung oleh aparat Reskrim dipimpin Kasatnya Iptu Richard Hahury," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, Selasa (7/11/18).

Roem menyebutkan, lima warga yang diamankan ini berinisial ARS alias Man, MNA als Lubis, FW als Edy, AR alias Takdir serta AK. Mereka diamankan karena diduga telah melanggar pasal 158 dan atau pasal 161 Undang-Undang RI No 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.

Saat mengamankan para tersangka, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti berupa lima karung berisi batu cinnabar dengan berat keseluruhan 170,8 kilogram (kg) dan sebuah timbangan ukuran 100 kg warna hitam. Kemudian, polisi langsung bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap Abdul Rahman Syauta.

"Saat melakukan penangkapan, tim mendapati tiga orang atas nama Fredy Wowiling, Alvin Rumadai dan Arif Kaisupy sedang membawa tiga karung material cinnabar seberat 90,8 kg untuk ditimbang di Muhammad Nur Asawala dan rencananya akan dijual kepada Abdul Rahman Syauta," ujarnya.

Setelah itu, polisi menangkap Abdul Rahman Syauta dan juga mengamankan sebanyak dua karung cinnabar seberat 80 kg. Kelima tersangka lalu dibawa ke Mapolres SBB untuk diproses hukum. (red/ist)





Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar