Jakarta, Indonesia | Sunday, 25-02-2018

NEWS UPDATE

PP Sultra Tidak Akan Beri Ruang Untuk Paham Komunis

Redaksi CityPost | Minggu,27 Nov 2016 - 10:10:31 WIB

Ketua DPW Pemuda Pancasila Provinsi Sulawesi Tenggara. Abdul Hasan Mbou. S.Sos. Foto dok pribadi.

Kendari, CityPost - Ketua DPW Pemuda Pancasila Abdul Hasan Mbou S.Sos menyatakan sikap tegas akan menjaga wilayahnya untuk melarang paham komunis masuk ke Sulawesi Tenggara. Minggu (27/11/16). Maraknya paham komunis, isu PKI dan Partai Komunis China yang dikabarkan mulai masuk ke Indonesia, mantan anggota DPRD Provinsi 3 periode ini mengaku siap menjaga kesaktian Pancasila di Sultra. Terkait dengan adanya pengibaran bendera RRC di Pulai OBI Ternate, Hasan Mbou menilai itu merupakan bentuk pelecehan terhadap Konstitusi dan Kedaulatan NKRI. Dia meminta TNI sebagai garda terdepan yang menangani masalah bilateral negara harus menindak tegas semua aksi pengibaran bendera yang merupakan pelanggaran. "aksi tersebut melanggar UU 41 tentang Lambang Negara. Bendera separatis saja ditindak tegas, apalagi ini bendera Asing," tukas Hasan Mbou menanggapi melalui sambungan seluler pribadinya. Lanjut, Hasan Mbou. Bendera negara lain apapun negaranya tidak seharusnya dikibarkan di wilayah hukum kedaulatan NKRI, apalagi ukurannya lebih besar dari bendera Indonesia. "Kami mengapresiasi pihak TNI yang langsung mengambil sikap tegas dengan menurunkan bendera RRC tersebut dan siap mendukung semua upaya dalam menjaga keutuhan kedaulatan NKRI," ujarnya. Hasan Mbou mengatakan kalau peristiwa pengibaran bendera terjadi diwilayah Sultra, dia bersama seluruh pasukan DPW Pemuda Pancasila Provinsi Sultra akan membersihkan dan menurunkan paksa termasuk yang mengibarkannya. "Kami akan membersihkan termasuk orang-orangnya semua yang menaikan bendera," tegasnya.


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar