Jakarta, Indonesia | Friday, 25-05-2018

NEWS UPDATE

Prodi Program Profesi Insinyur Hadir di UMY

AL | Selasa,15 Mei 2018 - 15:45:58 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Bantul, CityPost - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) telah resmi membuka Prodi Program Profesi Insinyur (PPI) pada Jum`at (11/5/18) di ruang sidang Gedung Kasman Singodimedjo kampus terpadu UMY untuk meningkatkan nilai saing dari anak negeri, kerena, saat ini peningkatan kualitas menjadi hal utama yang diperlukan untuk bersaing di tengah globalisasi yang terjadi di Indonesia, apalagi persaingan dengan tenaga profesional asing dari negara luar sudah banyak sekali terjadi di berbagai bidang keahlian, termasuk insinyur. 

Koordinator Kopertis Wilayah V Yogyakarta, Bambang Supriyadi menuturkan. jika dilihat dari sejarahnya, penggunaan gelar insinyur saat ini tidak lagi digunakan oleh para lulusan sarjana S1.

"Penggunaan gelar insinyur seringkali dipahami setara dengan gelar bagi lulusan sarjana pendidikan tinggi teknik. Namun sejak 1992 keputusan yang dikeluarkan pemerintah adalah menggantinya dengan Sarjana Teknik (ST), dan kemudian pada 2014 yang lalu pemerintah memberikan putusan yang jelas mengenai gelar akademik ST dan insinyur sebagai gelar profesi," katanya.

Sesuai dengan mandat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, UMY ditunjuk sebagai salah satu penyelenggara program profesi untuk insinyur. Menurut Bambang, ada 40 perguruan tinggi di Indonesia yang ditunjuk sebagai penyelenggara program ini. 

"Harapan kita dalam penyelenggaraan program ini selain nantinya para pesertanya akan mendapat penguatan kinerja berkaitan profesi, juga akan mendapat penguatan moral dalam etika kerja," ujarnya.

Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII),Rudy Purwondho menambahkan, program profesi Insinyur ini tidak hanya dapat diikuti oleh para lulusan muda sarjana teknik, para senior yang sudah lama bekerja dalam industri ini juga dipersilahkan.

"Perlu kita ingat bahwa yang dimaksud dengan insinyur dalam bidang teknik adalah gelar profesi, dan untuk memperoleh gelar tersebut perlu untuk mengikuti program yang dibuka oleh perguruan tinggi. UMY juga membuka program untuk para senior yang sudah lebih dahulu lulus dengan mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)," tuturnya.

Rudi menambahkan, setelah mengikuti program profesi insinyur, para lulusannya akan mendapatkan gelar profesi dan diharapkan dapat memenuhi kriteria standar dari KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) level 7, yaitu mampu merencanakan dan mengelola sumbrdaya dan mengevaluasi secara komprehensif, memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan monodisipliner. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar