Jakarta, Indonesia | Friday, 21-09-2018

NEWS UPDATE

Puncak Arus Mudik Dengan KA Diperkirakan H-2 Lebaran

AL | Senin,12 Mar 2018 - 14:46:18 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia Slamet Suseno menuturkan, arus mudik dengan menggunakan moda transportasi kereta api (KA) diperkirakan akan mengalami masa puncak pada H-2 Lebaran atau 13 Juni 2018, sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+1 Lebaran atau 17 Juni 2018.

Arus mudik sampai pada puncaknya itu H-2 atau 13 Juni 2018, tiketnya bisa kita beli 15 Maret ini dan H+1 itu titik puncak arus balik dan tiketnya bisa dibeli pada 19 Maret," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (12/3/18)

Slamet menuturkan, untuk melayani para penumpang, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 236.210 kursi per hari, dengan rincian sejumlah 212.458 kursi KA reguler dan 23.752 kursi tambahan.

"Jumlah perjalanan KA sebanyak 393 KA per hari pada operasi Lebaran 2018 atau naik empat persen bila dibandingkan 2017 sebanyak 379 KA," ujarnya.

PT KAI juga menyediakan sejumlah KA Tambahan, di antaranya Pasunda Lebaran rute Kiaracondong-Surabaya Gubeng (kapasitas 1.368 kursi), Mataramaja Lebaran Pasar Senen-Kutoarjo (kapasitas 1.792 kursi), Brantas Lebaran Pasar Senen-Semarang-Poncol-Blitar (1.792 kursi), Taksaka Pagi Lebaran Gambir-Yogyakarta (kapasitas 1.000 kursi) dan lainnya. Slamet mengatakan, untuk keselamatan perjalanan KA, pihaknya akan meningkatkan pengawasan di daerah-daerah rawan dengan menyiagakan 236 petugas posko dan alat material untuk siaga (Amus) berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir, dan sebainya.

"Kami juga menambah petugas penjaga perlintasan KA sebidang menjadi 1.113 orang serta petugas pemeriksa jalur sebanyak 605 orang. Selain itu, tenaga flying disiagakan 24 jam apabila terjadi rintangan jalan peristiwa luar biasa hebat," tuturnya.

Slamet menambahkan, KAI juga menyiapkan tenaga keamanan angkutan Lebaran dari internal, yaitu Polsuska dan Satpam) serta eksternal (TNI/Polri). Nantinya, sebanyak 1.339 tenaga Polsuska akan mengamankan area KA yang terbagi atas 932 pengawalan di atas KA, 285 di stasiun dan 122 di jalur KA. Sebanyak 3584 personel satpam akan menjaga di tiap stasiun dan aset KAI dan tenaga eksternal dari TNI/Polri sebanyak 1.526 personel serta anjing pelacak (K-9) juga disiagakan untuk menjaga stasioner, parkir dan jalur KA. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar