Jakarta, Indonesia | Monday, 15-10-2018

NEWS UPDATE

Refly Anggap Perppu Ormas Bisa Picu Otoriterism

RWS | Minggu,22 Okt 2017 - 16:36:40 WIB

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun/ foto ist.

Jakarta, CityPost – Perppu Ormas yang saat ini sedang diperdebatkan dan dibahas pada rapat DPR RI banyak memicu pro dan kontra. Salah satunya seorang pakar hukum tata negara, Refly Harun yang keberatan dan menolak perppu ormas karena dianggap bisa memicu otoriterisme kekuasaan.

Refly Harun mengatakan dari sisi materi dia keberatan pasalnya hal itu seperti memberikan bangko kosong kepada pemerintah untuk bisa membubarkan ormas apa saja tanpa proses hukum. Menurutnya ada kemungkinan yang tidak berfikir pemerintah akan otoriter atau menjadi diktator.

“Karena pemerintah bisa berganti, suatu saat bukan tidak mungkin muncul pemimpin yang kau, yang kemudian berkehendak membungkam semua organisasi,” ujarnya di Jakarta.

Refly memandang perppu ormas nantinya bisa digunakan untuk membubarkan ormas oleh karenanya dia meminta untuk dijaga betul. Terkait ada organisasi yang selama ini disebutkan anti Pancasila dan UUD 45 harus dengan dasar penilaian yang adil dan melalui proses pengadilan. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar