Jakarta, Indonesia | Monday, 24-09-2018

NEWS UPDATE

Ribuan Pekerja Pelinting Rokok Dirumahkan

RWS | Minggu,08 Jul 2018 - 18:18:37 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Penutupan pabrik pengolahan tembakau saat ini dikabarkan tengah mengimbas pada pemecatan puluhan ribu buruh pelinting rokok yang hingga kini masih belum mendapatkan pekerjaan baru untuk menghidupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, Minuman (FSP RTMM), Sudarto. Dia mengatakan buruh pelinting rokok sulit bersaing jika harus beralih kelapangan pekerjaan baru pasalnya mereka tidak cukup memiliki pendidikan dan keterampilan.

Untuk menyikapi masalah pengangguran buruh pelinting rokok, Sudarto meminta negara hadir dan memberikan bantuan dengan membuka lapangan pekerjaan atau solusi lainnya yang diperlukan.

Diketahui, selama 2006 hingga 2016 sudah ada 3.100 pabrik rokok tutup dan 32.000 buruh terkena PHK. Sebagian besar dari mereka adalah buruh pelinting rokok pasalnya hampir seluruh pabrik yang ditutup merupakan pabrik sigaret kretek tangan (SKT)

Sunarto menilai, solusi untuk permasalahan tersebut harus dilakukan secara komprehensif pemerintah harus melihat hingga keakar permasalahannya yakni semakin berkurangnya pabrik SKT. Selain itu banyaknya kebijakan pemerintah yang tidak ramah dengan SKT juga menjadi faktor semakin berkurangnya pabrik tersebut. (RWS/ist)

 

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar