Jakarta, Indonesia | Tuesday, 11-12-2018

NEWS UPDATE

Ribuan Siswa Kejar Paket Terancam Putus Sekolah Lagi

AL | Selasa,13 Feb 2018 - 10:15:44 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat sebanyak 568.171 siswa/i kesetaraan yang tersebar di 11 ribu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di seluruh Indonesia terancam kembali putus sekolah.

Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Wartanto mengungkapkan, para siswa kesetaraan baik paket A, B atau C terancam putus sekolah lagi karena tidak mendapat Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sejak tahun 2017.

"Pada tahun 2017 lalu Kemendikbud memiliki program untuk menjaring dan mendata anak jalanan atau anak putus sekolah untuk dibujuk agar mau kembali bersekolah di kesetaraan sayangnya program tersebut tidak dibarengi dengan BOP dari pemerintah," katanya di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (12/2/18)

Wiranto mengemukakan, selama satu tahun ini PKBM mengeluh karena tidak ada uang operasionalnya, sehingga proses belajar terancam tidak akan bisa diteruskan sedangkan siswa keseteraan di PKBM juga tidak akan dipungut SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan). Ia mengatakan Kemendikbud sebenarnya sejak pertengahan 2017 pihaknya telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 500 miliar untuk BOP siswa kesetaraan kepada Kementerian Keuangan RI. Menurutnya, siswa kesetaraan benar-benar perlu dibantu. 

"Siswa di sekolah saja pasti dapat BOS, nah siswa kesetaraan tidak dapat BOP," ujarnya.

Menurut Wartanto, jika nanti dana Rp 500 miliar tersebut disetujui Kemenkeu, maka seluruh siswa kesetaraan dapat mendapat bantuan senilai Rp 700 ribu sampai Rp 1,5 juta per siswa berdasarkan jenjang pendidikan siswa keseteraan tersebut. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar