Jakarta, Indonesia | Saturday, 23-06-2018

NEWS UPDATE

Rombongan Anies Bantah Terobos Arus Satu Jalur Puncak

AL | Minggu,22 Okt 2017 - 07:47:23 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.foro.ist

Jakarta, CityPost - Beredar kabar Kendaraan rombongan Anies ditilang karena menerobos arus satu jalur (one way) Puncak, Bogor, dalam kegiatan Tea Walk, Sabtu (21/10/17). Hal tersebut dibantah oleh petinggi Tim Komunikasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Naufal Firman Yursak dalam siaran pers, di Jakarta, Minggu (22/10/17).

"Tidak benar adanya penilangan terhadap rombongan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan itu. Perjalanan dari Gerbang Tol Ciawi sudah dikawal oleh Polres Bogor dan Dishub Bogor. Baik menuju ke Gunung Mas hingga turun kembali melewati Cibinong, Jawa Barat rombongan gubernur masih dikawal oleh Dishub dan kepolisian," katanya.

Menurut Naufal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan sudah mengirimkan surat kepada Pihak Kepolisian terkait kegiatan Tea Walk. Surat dengan nomor 5150/1.731-1 tertanggal 10 Oktober 2017 itu dibuat oleh Dinas Perhubungan dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah ditujukan kepada Kakorlantas Mabes Polri dengan perihal Permohonan Bantuan Perlintasan VVIP dan Pengaturan Lalu Lintas. Selain itu, surat tembusan ke Polres Bogor juga telah dikirim dan diterima pada tanggal 12 Oktober atas nama Nurdin, katanya lagi.

"Rombongan gubernur sepenuhnya dipandu oleh petugas pengawalan dari Polres Bogor dan Dinas Perhubungan menuju jalur alternatif. Rute ditentukan oleh Patwal; termasuk saat melewati ruas jalan raya puncak sepanjang kurang lebih 3 kilometer menuju jalur alternatif," ujarnya.

Naufal menjelaskan, rombongan itu mengikuti panduan Patwal Polres Bogor, kemudian turun melalui jalur alternatif, bukan melalui jalur utama yang berlaku one way hingga ke Kota Bogor melalui jalur alternatif Tapos Ciawi. Pada bagian inilah terjadi kesalahan komunikasi dari jajaran tim pengawalan, katanya pula.

"Panitia kegiatan Soliditas dan Solidaritas Anggota Korpri Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi, baik dengan pengelola kawasan dan kepolisian terkait rencana kegiatan. Kepadatan di jalur Puncak pada akhir pekan memang kerap terjadi, ditambah dengan adanya beberapa titik perbaikan jalan," tuturnya.

Naufal menyampaikan, pihak penyelenggara rangkaian acara Korpri Provinsi DKI Jakarta juga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan di jalur menuju Puncak atau sebaliknya.

"Pemprov DKI berterima kasih atas koordinasi dan bantuan aparat Dishub dan Kepolisian Bogor dalam ikut mengawal rombongan gubernur DKI. Pemprov DKI Jakarta juga memohon maaf kepada masyarakat atas polemik yang ditimbulkan dari situasi ini," ucapnya. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar