Jakarta, Indonesia | Friday, 25-05-2018

NEWS UPDATE

Rupiah Melemah Tak Bisa Buat Ekspor Menggeliat

RWS | Selasa,15 Mei 2018 - 19:38:09 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terpantau di level Rp. 14.000 per dolar AS disebutkan tengan berimbas pada sektor ekspor Indonesia yang tidak mampu terdongkrak.

Defisit neraca perdagangan yang terjadi pada April 2018 sebesar US$ 1,63 miliar disebut sebagai bukti pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto yang mengatakan bahwa secara mendasar pelemahan rupiah terhadap dolar AS bisa mendongkrak ekspor. Namun hal tersebut tidak sesuai dengan yang terjadi dilapangan.

“Maret perekonomian sangat menjanjikan, bagus, sehingga semua ekonom memprediksi semuanya pasti surplus karena rupiah melemah pada posisi yang sangat ideal dan ketika rupiah melemah ekspor kita (mestinta) akan meningkat,” tukasnya di Jakarta pada Selasa (15/5)

Menurutnya, defisit yang terjadi telah disebabkan oleh karena ekspor Indonesia masih didominasi oleh barang mentah. Oleh karenanya dia berharap dimasa mendatang Indonesia harus mampu mendorong diversifikasi barang ekspor dipasar internasional sehingga nantinya bisa memiliki daya saing produk Indonesia yang terus meningkat.

“Karena kalau enggak kita akan rugi. Kalau komponen semua komponennya bagus maka akan terkerek kebawah Cuma karena defisitnya melebar, kan sayang,” tukasnya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar