Jakarta, Indonesia | Sunday, 23-09-2018

NEWS UPDATE

Rusia Geram Dan Berencana Balas Sanksi AS

RWS | Sabtu,17 Mar 2018 - 15:20:52 WIB

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov/ foto ist

CityPost – Sikap pemerintah AS yang menerbitkan sanksi baru terhadap Rusia terkait dugaan campur tangan dalam pemilihan umum AS dan tudingan melakukan serangan dunia maya saat ini tengah membuat Rusia geram dan berencana membalas sanksi tersebut.

Moskow saat ini menganggap Washington tengah memainkan politik Amerika yang keras kepala, mereka sedang bermain api dengan menghancurkan hubungan Rusia dan Amerika yang bisa menggoyang stabilitas global.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov pada Jumat (16/3) kemarin mengatakan pihaknya akan menambah daftar hitam warga Amerika Serikat.

Hal itu ditengarai mencuat pasca Departemen Keuangan AS pada Kamis (15/3) lalu memberikan sanksi kepada 19 warga dan lima kelompok Rusia. Tindakan itu merupakan langkah paling berarti yang diambil AS terhadap Rusia sejak Presiden AS Donald Trump menjabat.

“Sejak awal, kami menggunakan asas kesetaraan atas orang yang dimasukkan dalam daftar sanksi. Jadi, kami akan memperluas daftar hitam dengan memasukkan sekelompok (warga AS) lain,” tegas Ryabkov seperti yang dilansir melalui kantor berita RIA dan republika.

Ryabkov mengatakan Moskow tidak menutup kemungkinan akan melakukan langkah tambahan sebagai bentuk tanggapan atas sanksi baru yang diberikan AS kepada Rusia atas tudingan yang dilayangkan terkait campur tangan pemilu AS dan serangan dunia maya. (RWS/ist)

 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar